2020-08-20 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah menyatakan, menyusun Rencana Ketenagakerjaan (RTK) yang nyata dan akurat membutuhkan kerja sama antara pemerintah daerah dan antarlembaga. Merumuskan rencana pembangunan daerah.

“Melakukan perencanaan sumber daya manusia yang baik” membutuhkan partisipasi semua pihak. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama antar unit kerja dan departemen agar draft dokumen rencana ketenagakerjaan dapat mencerminkan aspek lintas sektoral dari angkatan kerja, ”kata Menaker Ida dalam sambutan pembukaan webinar bertajuk“ The Existence of Labour Plan ”. Menerapkan pengembangan tenaga kerja yang berkelanjutan “, Selasa. (14/7/2020).

Guna mendukung penyusunan rencana ketenagakerjaan yang akurat dan akurat, Menteri Ada menyatakan pihaknya menyediakan layanan sistem informasi ketenagakerjaan (SISNAKER). Setiap orang dapat mengakses untuk memperbarui data dan informasi tentang ketenagakerjaan.

Oleh karena itu, data dan informasi yang terdapat dalam SISNAKER dapat digunakan sebagai referensi untuk pembangunan ketenagakerjaan yang berkelanjutan. Ia menjelaskan: “Ketika kementerian / lembaga lain membutuhkan data dan informasi tentang pekerjaan, nama referensinya adalah“ SISNAKER ”.

Menteri mengatakan bahwa sektor ketenagakerjaan saat ini menghadapi banyak tantangan. Menaker mengatakan angkatan kerja masih dipengaruhi oleh keterampilan. Rendah, bonus demografi mencapai puncaknya pada tahun 2030, era revolusi industri 4.0, pandemi Covid-19 didominasi oleh tantangan terkini.

Menghadapi tantangan tersebut, Menaker mengatakan bahwa pemerintah telah bekerja keras meningkatkan pembangunan berbagai sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan Berencana meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Sambil menghadapi tantangan pandemi Covid-19, pemerintah telah mengurangi dampak pandemi Covid-19 di sektor ketenagakerjaan.

“” Ini pasti terkait Covid-19 Langkah mitigasi pandemi ini konsisten. Selain kebijakan yang ditujukan untuk memberantas Covid-19 di bidang kesehatan, banyak negara yang juga melakukan langkah penyelamatan ekonomi, ”jelas Menaker.

Oleh karena itu Menaker kembali menegaskan bahwa penyusunan perencanaan ketenagakerjaan harus dilakukan sebaik mungkin untuk mendapatkan data yang benar dan akurat.

Karena keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan, khususnya Itu untuk meningkatkan kualitas dan perlindungan angkatan kerja.

“Semoga rencana angkatan kerja bisa efektif dijadikan acuan atau saran untuk menyusun rencana pembangunan daerah. Katanya. (*)

Tinggalkan Balasan