2020-08-20 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Program Sistem Komando Strategis Teknologi Pertanian (Kostra Tani) yang digagas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mulai menguat.

Kostra Tani merupakan pusat kegiatan pembangunan pertanian di jalan ini, merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan fungsi Balai Promosi Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Menteri Pertanian SYL mengungkapkan bahwa tujuan Kostra Tani adalah menciptakan jalan sebagai basis kontrol, dan sistem siap memantau dan mengoptimalkan peran jalan sebagai pelopor dan penyuluh mutakhir. Syahrul Yasin Limpo mengatakan: “Pada tahun 2020, il Sinjai akan menjadi Kostra Tani. Nanti akan dilengkapi dengan perangkat komputer dan fasilitas komputerisasi lainnya untuk pengendalian kegiatan di pusat.” Menteri Pertanian SYL mengatakan hal tersebut dengan Kostra Tani, sekalipun Dengan transformasi yang lebih modern, pertanian dapat berkembang secara mandiri. — Dedi Nursyamsi, Direktur Biro Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, juga mengutarakan hal senada, bahkan saat pandemi Covid-19, pertanian tak kunjung berhenti.

Padahal dalam hal ini peran Kostra Tani sudah sangat penting untuk meningkatkan produksi pertanian dan volume ekspor melalui komputer.

“Kostratani ibarat menu lengkap, dari hulu hingga hilir pertanian akan dikembangkan. Dedi mengatakan, apalagi saat ini peran menyerang mahkota Kostra Tani atau Covid-19 adalah menambah cadangan pangan.

Tinggalkan Balasan