2020-08-20 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah mengimbau perusahaan untuk melindungi pekerjanya dalam setiap aktivitas bisnis, termasuk menerapkan prosedur kebersihan di lokasi.

“Sebagai kebiasaan baru atau standar baru, tetapi suka atau tidak suka, Anda harus melakukan ini, karena sejauh ini belum ditemukan perangkat lunak antivirus yang dapat melawan Covid-19,” Menaker Ida Disampaikan dalam acara yang bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan.Tim Covid-19 yang bekerja di PT Bina Busana Internusa Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (19/6/2020)

Menaker Ida mengadvokasi penerapan prosedur kesehatan di tempat kerja, termasuk pemeriksaan rutin Temperatur tubuh terutama saat memasuki tempat kerja, cuci tangan pakai sabun atau disinfektan yang diiklankan, gunakan alat pelindung diri berupa masker dan sarung tangan untuk memastikan jarak badan 1 sampai 2 meter Gaya hidup bersih dan sehat serta aman di tempat kerja d. Pekerjaan kesehatan harus terus mendapat tanggapan, “kata Menaker Ida.

Menurutnya, mencegah penyebaran Covid-19 jauh lebih mudah dan murah dibandingkan pengobatan. — Belum lagi dampak ekonomi dan sosial yang ditanggung oleh satu orang yang terpapar Covid-1 9.

“Sekali lagi, kita semua perlu menyadari bahwa kita harus memaksa diri kita sendiri dan lingkungan untuk mematuhi peraturan kesehatan. Setelah dipaksakan, lama-kelamaan menjadi kebiasaan,” ujarnya.

Pekerja .– – “Kami juga menyalurkan bantuan kepada pekerja PT. Bina Busana Internusa dikatakan waspada untuk mencegah penyebaran Covid-19 di tempat kerja.” Dalam hal ini, Menaker juga menyatakan bahwa di bawah pengaruh pandemi Covid-19 , Pemerintah mengajak dunia usaha untuk berangsur-angsur kembali beraktivitas, agar denyut perekonomian berangsur-angsur kembali normal – namun dalam menjalankan aktivitas tidak boleh mengabaikan aturan dan regulasi kesehatan. – “Yang penting untuk pemulihan ekonomi sektor tenaga kerja adalah bagaimana memastikan kegiatan komersial atau industri. Dia melanjutkan langkahnya kemajuan, tetapi pada saat yang sama, di tempat kerja, keselamatan pekerja juga harus dipastikan. -Menurutnya, dia tiba-tiba tiba-tiba Perusahaan yang menginspeksi (menginspeksi) telah menetapkan prosedur kesehatan, seperti menetapkan jam kerja (shift) karyawan sehingga tidak ada tabungan, baik saat mulai, istirahat maupun setelah bekerja.

“Perusahaan sudah bergerak seperti ini. Saya juga ingin memastikan bahwa hak-hak pekerja dihormati melalui pekerjaan normal, “Ada menyimpulkan. (*)

Tinggalkan Balasan