2020-08-19 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Selebriti, Anggota Panitia Keenam DPR RI, Tommy Kurniawan pun mengomentari perbincangan hangat hasil penelitian kalung aroma kayu putih Kementerian Riset dan Pengembangan Pertanian (Bali).

Menurut Tommy, kalung ini merupakan kalung yang sangat menjanjikan. Buktikan keberadaan pabrik rempah-rempah nasional dengan karakteristik luar biasa. Oleh karena itu, sebagai negara kaya, inovasi anak-anak di negeri ini harus didukung dan diapresiasi semua pihak.

“Kalung kayu putih merupakan produk asli buatan Indonesia, dan saya sangat bersyukur bisa menciptakan inovasi ini,” kata Tommy melalui akunnya. Ia menyatakan, inovasi ini sebagai respons terhadap pandemi jamu Indonesia COVID-19.

“Saran saya untuk kelompok ini adalah melanjutkan uji coba setidaknya sampai uji praklinis.” Tes pertama melibatkan bahan dasar, dalam hal ini, relatif terhadap target yang diharapkan dari 1,8 cineole (misalnya kayu putih Minyak), biasanya dilakukan di luar tubuh tanpa terlalu banyak variabel lingkungan. Dalam formulasi uji, setelah bahan dasar ditambahkan dan bentuk pemberian (seperti collar atau inhaler) ditentukan, maka harus diuji melalui uji praklinis. Pengujian menggunakan hewan laboratorium. Yang ketiga melibatkan uji klinis. Tes ini mungkin atau mungkin tidak dilakukan.

“Jika ingin menggunakan obat di rumah sakit atau klinik, harus melakukan tes ini.” Pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan