2020-08-19 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terus mengimbau para petani dan masyarakat untuk optimis dengan sektor pertanian. Ini penting agar masyarakat tahu bahwa makanan tidak bisa dihentikan.

“Makanan adalah prioritas utama negara, dan 267 juta orang akan terus membutuhkan makanan. Sektor lain memang penting, tetapi makanan adalah yang terpenting. Selain itu, selama pandemi ini, kita memang membutuhkan pola makan yang sehat. Pola makan yang benar. Pola makan yang seimbang dan sehat, “kata Menteri Pertanian dalam suasana memperingati Hari Campuran Pertanian pada 21 Juni 2020. -Covid- 19 pandemi yang melanda dunia tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga sosial ekonomi. Aspek sosial dan ekonomi masyarakat juga sangat erat kaitannya dengan ketahanan pangan. ——Menurut Syahrul, roda pengembangan pertanian harus terus didorong untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Normal baru.

Persyaratan pemerintah adalah mendorong dan menjamin pengelolaan petani terhadap usaha pertaniannya, termasuk meningkatkan produksi pangan nasional.

“Jadi yang utama harus dilakukan adalah meningkatkan produksi nasional berbasis pertanian. Terkait popularitas pertanian dan dukung petani kecil,” tegas Syahrul.

Baca: Menteri Pertanian SYL Hongbang Hassan Dutan Optimis Pertanian Terus Tumbuh

Pemerintah segera realokasi anggaran Rp 1,85 triliun untuk bantuan benih / benih, program padat karya, dan stabilisasi stok pangan Dan harga serta distribusi dan transportasi makanan.

Selain itu, pemerintah telah merumuskan rencana untuk membantu petani, Kurdi, dan asuransi pertanian.

“Kami akan terus memperkuat pertanian melalui berbagai program prioritas. Kami akan mendorong produksi pangan negara. Ini menjadi motivasi untuk melancarkan gerakan moral nasional untuk mengerahkan sumber daya yang ada untuk produksi” tambahnya. Bacaan: Mempercepat ekspor merupakan komitmen Kementerian Pertanian untuk mengembangkan rantai dingin produk hortikultura

Tinggalkan Balasan