2020-08-19 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Sultan Alauddin Makassar Hamdan Juhannis, Ketua Universitas Islam Negeri (UIN), mengapresiasi kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) di bidang pertanian. Ia menilai Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo banyak mengeluarkan terobosan dan inovasi kreatif yang menjadikan sektor pertanian maju, mandiri dan modern.

“Saya menemukan bahwa selama pandemi Covid-19 pun, Menteri Pertanian Syahrul tidak pernah berhenti. Untuk memastikan regulasi yang lebih baik dari sistem distribusi komoditas, Hamdan dan Makassar pada Jumat, 22 Mei 2020. Kontak tersebut mengatakan, “Selama ini terbukti tidak ada kekurangan bahan pokok. “Selanjutnya Kementerian Pertanian juga dinilai berhasil mengembangkan berbagai benih dan benih berkualitas tinggi, serta terus mendorong mekanisasi pertanian di sektor ini.

“ Belakangan ini bahkan mereka (Kementerian Pertanian) bisa berperan, ujarnya : “Menurut saya ini luar biasa.” Selain itu, Hamandan memuji Kementerian Pertanian yang juga telah menyediakan data center Ruang Perang Pertanian (AWR) yang merupakan solusi terkait akurasi dan verifikasi data. Ia menuturkan, inovasi ini terbukti mampu memonitor kemungkinan permasalahan penanganan pangan rumah tangga di masa mendatang.

“AWR adalah inovasi termodern yang diinisiasi oleh Menteri Pertanian. Jawabannya sekarang sudah bisa kita temukan. Ia mengatakan:“ Lahan apa saja yang akan dipanen, termasuk tingkat produktivitas lahan dan potensi masalah. Itu bisa terjadi sehingga bisa diharapkan, dan pasti akan ada lebih banyak kesuksesan. Oleh karena itu, Hamdan menyampaikan optimismenya dapat menggunakan fasilitas AWR untuk meningkatkan produksi dalam negeri. Selain itu, AWR juga dapat mulai bekerja dengan cepat dan mendukung sistem kerja Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang sudah ada hingga ke tingkat daerah. Kualitas “. Pada Mei 2020 saja, potensi panen padi bisa mencapai 1,25 juta hektar yang bisa menghasilkan 3,43 juta ton beras, pada Juni 2020 potensi panen padi bisa mencapai 740.000 ton. Hektar yang bisa menghasilkan 1,94 juta ton beras. 0,33,6 juta ton beras. (*)

Tinggalkan Balasan