2020-08-19 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menpora Zainudin Amali mengatakan, dalam persiapan menghadapi Piala Dunia U-20 2021, di bawah kepemimpinan FIFA, pemerintah dan PSSI terus bekerja sama. Hal tersebut diungkapkan Menpora pada Jumat malam (17/7/2020) sebagai narasumber program Dialog Indonesia TVRI.

Dalam kesempatan tersebut, Menpora juga menyatakan bahwa Indonesia terpilih sebagai negara tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 dan terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 saat wabah Covid-19. Menurutnya, pemilihan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 merupakan proses yang panjang.

“Semuanya berawal dari Menpra yang berharap bisa bergabung dengan PSSI menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Namun, kami bukannya tanpa pesaing, dan beberapa negara tertarik menjadi tuan rumah Piala Dunia. Ia menyatakan bahwa tradisi sepakbola Peru jauh dari kami. Jauh sekali.

“Kenapa memilih kami? Ini poin penting bagi FIFA untuk menilai, karena ada jaminan pemerintah. Presiden menulis langsung kepada Presiden FIFA. Selain itu, ada jaminan pemerintah dari beberapa menteri dan surat kepada FIFA yang merupakan hasil akhir pemilu Indonesia.

Ia melanjutkan, karena saat ini FIFA lebih memperhatikan perkembangan sepak bola, maka FIFA mengawasi perkembangan sepak bola di Indonesia, dianggap sebagai salah satu negara yang sangat mementingkan perkembangan sepak bola, pada akhirnya terpilihlah Indonesia. Sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

Menurutnya, selama ini dalam pandemi Covid-19, FIFA belum melakukan perubahan apapun, karena kita tahu Piala Dunia U-20 adalah milik FIFA.- — “Namun, setelah kepemimpinan presiden selesai, kami (menteri) serius mempersiapkan ini. Makanya, sudah ada tugas PSSI yang ditugaskan untuk mempersiapkan timnas, dan pemerintah bertanggung jawab mengatur pelaksanaannya, ”terangnya.

Selain itu, Menpora juga memaparkan olahraga saat pandemi Covid-19. Menurutnya, Kemenpora memberikan panduan senam di rumah.

“Kami membuat panduan senam“ Work out at Home (SAH) ”, dan juga menyediakan senam dan senam“ Senam di Rumah (WAH) untuk Lansia ”(Duilah). Kami membuat panduan ini agar orang-orang dari semua lapisan masyarakat bisa berkata: “Kalau kamu berolahraga, kamu bisa menjaga kekebalan.” (*)

Tinggalkan Balasan