2020-08-19 |  Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM – Selama pandemi Covid-19, Indonesia menghadapi banyak tantangan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.Tidak hanya dalam hal produksi, kebijakan masyarakat yang bertujuan memaksimalkan kegiatan perumahan juga menjadi tantangan dalam distribusi makanan publik. .

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengumumkan dampak Covid-19. Tidak hanya berbahaya bagi kesehatan, tetapi juga akan sangat mempengaruhi sektor ekonomi termasuk makanan. Ia mengatakan, selain kesehatan, sektor pertanian juga harus siap menjadi garda terdepan melawan penyebaran Covid-19.

“Indonesia memiliki batasan di banyak bidang. Untuk alasan ini, saya meminta semua pihak yang relevan untuk tetap diam. Saya seorang pria di lapangan. Saya membutuhkan makanan dan protein. Tanpa makanan, saya tidak bisa menahan virus kuat ini. Syahrul berada di Kementerian Pertanian di Jakarta. Markas (14/4) menyaksikan kesepakatan Grab dengan 6 (enam) mitra pertanian.Pasar terbuka makanan ternak, seperti daging sapi dan ayam, telur, susu, dan produk olahan lainnya. 6) Mitra-mitranya adalah PT Charoen Pokphan Indonesia, PT Japfa Comfeed Indonesia, PT Tri Putra Panganindo, PT Cimory, PT Indoguna Utama dan PT Agro Boga Utama, dan Pengembangan Pemasaran, yang memiliki 3 pasar baru yang mulai beroperasi. Produk hewan online, yaitu etanee, Tani Supply Indonesia dan SayurBox.

Dapat diselesaikan lebih cepat, tetapi mungkin perlu beberapa tahun untuk memengaruhi kerja sama di sektor pertanian. “Persatuan diperlukan di sini, kesadaran nasional diperlukan, dan perwakilan nasional harus memiliki Kalau unjuk rasa, kalau tidak bersiaplah dan kita lihat masalah itu akan menyebar di depan mata kita, “kata Syahrul. Ini membutuhkan kerja sama dan sinergi yang kuat dari semua pihak. Menjabat sebagai Gubernur Sulsel sebanyak dua kali. Orang-orang memanggil semua operator pertanian dan peternakan serta sektor transportasi dan mitra bisnis milenial untuk membantu memenuhi pasokan pangan 267 negara. Jutaan orang Indonesia.

“Bagi kami di Kementerian Pertanian, selain dari perintah Presiden Selain itu, Kementerian Luar Negeri tidak boleh tinggal diam. Bagi kami, ini adalah tempat ibadah. Saya selalu mengatakan, ketika Anda seorang pejuang, jangan berpikir tentang negara Anda dan hal-hal lain di negara Anda. Teman-teman saya sekarang Kemarilah, saya yakin kita bisa mengatasi masalah ini lebih cepat bersama-sama, ”tutup Syahrul.Dalam kesempatan yang sama, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyatakan siap berjanji mendukung pemerintah dalam menyediakan pangan masyarakat, khususnya produk hewani dan produk olahannya. Ia mengatakan ribuan tukang sampah siap membantu masyarakat dalam distribusi makanan dan bekerja keras untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait pembatasan sosial massal (PSBB) atau jarak fisik / sosial untuk mengurangi Covid-19. Penyebaran 19 ada di Indonesia Ini merupakan upaya luar biasa yang dilakukan oleh Grab dan Kementerian Pertanian.Bahkan Menteri sendiri juga turun tangan untuk memastikan tersedianya sembako seperti telur dan daging untuk masyarakat.Kami berharap layanan ini dapat bermanfaat bagi arus Menteri. Katanya, setelah kesepakatan sanitasi tercapai dengan kita, sudah saatnya berkontribusi untuk negeri ini, ”ujarnya.

Tinggalkan Balasan