2020-08-19 |  Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Meski pandemi virus corona mengganggu kinerja ekspor dalam negeri, nilai total ekspor pertanian justru meningkat 12,66% (year-on-year), dengan volume transaksi US $ 28 miliar. Berdasarkan sektor yang ada, hanya ekspor pertanian yang meningkat tiap tahunnya. Ia mengatakan, “Pertumbuhan sektor pertanian telah membawa total ekspor Indonesia menjadi 53,95 miliar dolar AS, meningkat 0,44% year-on-year.” Suhariyanto, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Jumat 15 Mei 2020 . – Menurut Suhariyanto, ekspor hasil pertanian meningkat 15,15% dari Januari hingga April. Ia memperkirakan pencapaian ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya.

Negara non-tujuan ekspor migas pada April 2020 antara lain China (US $ 2,21 miliar), Amerika Serikat (US $ 129 juta), dan Jepang (US $ 1,04 miliar). Dolar. Ketiganya memberikan kontribusi kumulatif 39,24%.

“Padahal ekspor ke Uni Eropa (27 negara) mencapai 1,04 miliar dolar AS,” ujarnya. Dia berkata.

“Sejauh menyangkut pandemi Covid-19, kinerja ekspor semacam ini niscaya merupakan pertanda positif, dan saya berharap kinerja semacam ini masih bisa ditingkatkan di masa mendatang,” ujarnya dalam conference call pada hari Jumat di bulan Mei. 15, 2020-Sebaliknya, upah tenaga kerja juga meningkat. Petani awal tahun ini. BPS mencontohkan kenaikan upah tenaga kerja mencapai 0,12%, dari 55.254 rupiah pada Maret 2020 menjadi 55.318 rupiah per hari pada April 2020. Menurut Suhariyanto, kenaikan tersebut dipengaruhi oleh tahun 2020. Dampak inflasi di perdesaan pada bulan April 2009 sebesar 0,11%, sehingga upah riil stabil.

“Bisa dibilang gaji buruh tani di bulan April stabil,” ujarnya.

Suharyanto menambahkan, ekspor pertanian yang selama ini tercatat antara lain produk pertanian dan pangan seperti sayur mayur dan buah-buahan. Namun, industri lain seperti kimia dan peralatan listrik juga mengalami peningkatan. Pasar dalam negeri.

“Ekspor semacam ini tidak akan mengganggu pasokan pangan dan kebutuhan pokok nasional. Ekspor utamanya masih produk perkebunan dan hortikultura. Pemerintah terus menjaga keamanan pangan pokok. Persediaan nasional mencukupi,” kata Quintoro. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahkan sempat melakukan ekspor simultan dari 9 pintu ekspor di Indonesia belum lama ini, dan setidaknya 166 produk diekspor ke 43 negara di dunia. Covid 19. “Sertifikat karantina pertanian elektronik masih bisa masuk ke pelabuhan Belanda dengan benar.” Bahkan jika pandemi ini terus berlanjut, tekanan di pasar Eropa untuk produk kita selalu tinggi. “

Tinggalkan Balasan