2020-08-18 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Tenaga Kerja telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Bank BNI dan PT Cybermantra Perkasa Sumberarta mengenai distribusi sumbangan dari diaspora kepada para korban penangguhan pekerjaan (PHK) dan / atau karena Covid-19 .

Penandatanganan perjanjian Kerja sama antara kedua pihak dilakukan oleh Menteri Tenaga Kerja Khairul Anwar dan Menteri Keuangan dan Internasional PT BNI (Persero), Putrama Wahju Setyawan dan General Manager PT Cybermantra Kristian Oktavianus dari Perkasa Sumberarta Trihariadi, Kementerian Sumber Daya Manusia, Jakarta, Rabu (20 Mei 2020) Doni Patti Djalal, Ketua Komite Pengawasan Jaringan Global Diaspora Indonesia, menyaksikan perjanjian tersebut dan menyerahkan setoran Bank BNI kepada Dewi Komalasari sebagai orang yang berwenang.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Khairul Anwar menjelaskan bahwa dalam rangka penandatanganan kerjasama ini, sebagai dasar kerjasama kedua pihak dalam rangka penyaluran bantuan kepada diaspora, PHK dan / atau pemulangan mereka yang terdampak Covid-19 pengaruh.

“Tujuan dari perjanjian kerjasama ini adalah untuk mengembangkan kerjasama yang dapat memberikan bantuan langsung kepada penerima bantuan, dengan fokus pada PHK dan / atau korban yang dipulangkan,” ujarnya. — Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan bahwa “rencana pengasuhan yang tersebar di luar negeri” adalah bentuk bantuan keluarga-ke-keluarga, dan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan sumber mata pencaharian bagi mereka yang kehilangan pekerjaan, baik mereka yang tidak berguna maupun yang dipulangkan Orang-orang. “Diaspora Care” ini adalah program pertama yang memberikan bantuan keluarga-ke-keluarga. “Dalam jangka pendek, kami berterima kasih kepada diaspora karena telah mewujudkan gagasan ini. Programnya berhasil, baru kita tunggu Pak Dino “, kata Khairul. Pandemi Corona. Target penerima manfaat dari rencana diaspora ini lebih dari 5.000 orang di seluruh nusantara. -Dewi Komalasari (40 tahun) adalah BSD di Nantangerang, Banten Seorang pekerja restoran. Dia dipecat pada 20 Maret 2020. Dia mengaku puas dengan bantuan ekspatriat Peduli itu.

Tinggalkan Balasan