2020-08-17 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Untuk meredam dampak COVID-19 terhadap pariwisata dan ekonomi kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan Pusat Krisis Komprehensif sebagai sarana sosialisasi dan edukasi masyarakat. .

Dituturkan oleh Ari Juliano Gema, juru bicara Kelompok Kerja Manajemen COVID-19 Kementerian Pariwisata, dalam penanganan krisis pariwisata, komunikasi krisis yang komprehensif sangat diperlukan untuk meminimalisir pariwisata Dampak dalam manajemen krisis. Pandemi COVID-19 lazim terjadi.

“Sejak 17 Maret 2020, kami meluncurkan komunikasi krisis parekraf, yang disebabkan oleh SOP pengelolaan krisis pariwisata yang dibuat oleh praktisi manajemen krisis dan pakar komunikasi selama 2018-2019,” Ari Demikian siaran pers yang diterima Tribunnews, Rabu (1/4/2020).

Saluran komunikasi yang dibuka melalui website dan media sosial

Kemenparekraf juga menyediakan berbagai saluran komunikasi publik yang dapat diakses melalui situs resmi dan media sosial sebagai respon terhadap COVI D-19.

Anda dapat mengunjungi akun saluran tanggapan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentang COVID-19 melalui Instagram resmi @ kemen.parekraf, akun Instagram @indtravel, dan situs web www.kemenparekraf.go.id. Di situs resminya, Kemenparekraf juga mencantumkan microsite khusus COVID-19, yakni https://pedulicovid19.kemenparekraf.go.id/. 19. Semua halaman login di Web telah terintegrasi dan langsung terhubung ke contact center 08118956767 berdasarkan aplikasi WhatsApp.

Setiap obrolan dari publik akan mendapat respon dari informasi center seat selama jam kerja, dan chat bots di luar jam kerja – ambil langkah mitigasi – Ari menambahkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga akan Terus mengumpulkan informasi tentang pariwisata dan ekonomi kreatif yang terkena dampak COVID-19 di semua wilayah untuk memulai langkah-langkah mitigasi. Dia berkata, “Dia berkata:” Saat ini kami sedang mengumpulkan data pariwisata dan ekonomi yang secara kreatif terpengaruh oleh COVID-19 di semua wilayah. . ——Setelah partainya dan pemerintah kabupaten mendaftar, mereka akan melaksanakan rencana pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menghadapi pandemi COVID -19. Ia mengatakan: “Minggu lalu, rencana mitigasi sektor Parekraf juga kami komunikasikan kepada seluruh pemerintah daerah.” Selain itu, pihaknya akan segera membuka forum online untuk mengumpulkan kontribusi dari peserta dan pemangku kepentingan dari sektor Parekraf. Merumuskan kebijakan dan langkah selanjutnya. (*)

Tinggalkan Balasan