2020-08-17 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Biro Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Hotel Sahad Jaya untuk menyediakan akomodasi bagi staf medis Rumah Sakit Pelni, yang merupakan salah satu rumah sakit yang direkomendasikan untuk perawatan Covid-19. — Menparekraf Wishnutama menjelaskan, selama pandemi Covid -19 pihaknya terus memberikan fasilitas bagi tenaga kesehatan melalui kerja sama dengan industri pariwisata.

“Kami akan terus bekerja sama untuk menyediakan fasilitas dan akomodasi tersebut. Namun, pihak hotel harus memenuhi ketersediaan dan persyaratan.” Kata Wishnutama, Jumat (17/4/2020) lalu melakukan observasi langsung kepada petugas kesehatan. Akomodasi di Hotel Grand Sahid di Jakarta. Wishnutama mengatakan, pihaknya telah merealokasi anggaran sebesar Rp 500 miliar, salah satunya digunakan untuk penyediaan akomodasi dan transportasi bagi tenaga medis. -Kali ini hadir Haryadi Sucamdani dan dekan interim RS Perni Mohamed Katobi. -Haryadi Sucamdani menjelaskan bahwa dalam kerja sama ini, kami telah menyiapkan 220 kamar dimana Rumah Sakit Pelni akan memiliki 60 kamar untuk 100 tenaga kesehatan. Selain akomodasi, tiga makanan dan fasilitas binatu disiapkan setiap hari.

Hariyadi memastikan telah mengadopsi prosedur operasi standar (SOP) terkait layanan pelanggan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan untuk penanganan Covid-19. Hariyadi Sukamdani mengatakan: “Selama pertemuan langsung atau tidak langsung dengan semua staf medis, apakah itu dari prosedur sanitasi, frekuensi pembersihan hingga penyediaan peralatan tambahan, tugas pembersihan harian, seperti pembersihan prosedur operasi internal, harus dilakukan.” Dia mengatakan bahwa selain Jakarta, partainya juga sedang mempersiapkan sebuah hotel untuk dijadikan tempat tinggal bagi petugas kesehatan di Ternate dan Morote. Mereka juga menyiapkan jaringan hotel di Yogyakarta dan Chikalang.

Terus menyediakan akomodasi dan transportasi untuk staf medis.

Sebelum menjalin hubungan kerja sama dengan Dasayeed, organisasi yang dipimpin Wishnutama ini mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan akomodasi dan transportasi untuk 313 orang. Staf medis di Rumah Sakit Pers Amitié dan RSPAD.

Nia Niscaya, asisten pemasaran Kemenparekraf, mengatakan bahwa, secara khusus, akomodasi dibagi menjadi dua bagian, yaitu, 239 tenaga kesehatan di Rumah Sakit Persahabatan dan 74 tenaga kesehatan di RSPAD. Layanan yang diberikan kepada staf medis adalah jarak upaya dekat rumah sakit tempat dia bekerja. Ada yang di RS Mercure Cikini dan RS Persahabatan Pers di Hotel Jalan Pemuda Maxone berjarak sekitar 1,7 kilometer, “kata Nia Niscaya di Jakarta, Senin (13/4/2020). Ia mengatakan selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Trac. Astra Rent Car telah menjalin kerjasama di bidang transportasi. “Kami juga menjalin kerjasama dengan Trac Astra Rent Car di bidang transportasi, dan kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi tenaga medis. Staf, “kata Nia-di hari yang sama, Nia mengatakan bahwa dirinya juga memberikan pelayanan akomodasi dan transportasi bagi tenaga medis di RS Nasional. Cipto Mangunkusumo (RSCM). Nia Niscaya mengatakan:” Tenaga kesehatan ada 200 orang. Tenaga kesehatan terdiri dari dokter umum dan spesialis, perawat, tim radiologi dan tenaga penunjang lainnya. Tenaga kesehatan menempati 87 kamar di Hotel Balairung Jakarta dan 13 kamar di Hotel Ibis Senen Jakarta. — – “Petugas kesehatan memulai akomodasi” mulai 12 April 2020, “kata Nia Niscaya. RSCM Hotel hanya berjarak sekitar 1 km dari Balairung Hotel, sedangkan Ibis Hotel Senen berjarak 2 km. Nia Niscaya mengatakan: “ Ini untuk mendorong mobilisasi dan memberikan waktu istirahat yang cukup bagi petugas kesehatan.

Sejauh ini 1.725 tenaga kesehatan di Jakarta telah tertolong. Kerja sama ini juga sebagai bentuk dukungan Kemenparekraf terhadap industri pariwisata yang merupakan salah satu bentuk perhotelan termasuk karyawannya. –Dia menekankan bahwa memilih tahap ini untuk masa depan.Emergency Covid-19. Tidak hanya itu, upaya ini juga ditujukan untuk menjaga keberlanjutan industri pariwisata, salah satunya adalah perhotelan dan transportasi.

“Dukungan dan kerja sama industri pariwisata adalah upaya bersama kami untuk menghadapi pandemi COVID-19,” kata Wishnutama. — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga telah membangun saluran pengaduan dan pelaporan melalui metode berikut: pusat panggilan dan situs web melaporkan status sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dan mendirikan pusat krisis yang komprehensif.

Semua tugas ini termasuk mengumpulkan input, data, keluhan, dan kebijakan lain untuk mengelola situasi kerja saat ini dalam tanggap darurat. (Dda)

Tinggalkan Balasan