2020-08-17 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Desa, Daerah Tertinggal, dan Imigrasi (Dinas PDTT) sedang melakukan investigasi dengan banyak kepala desa (Kades) untuk mengetahui pandangan mereka apakah akan menerima pulang sebelum tahun 2020. — Hasil survey yang dilakukan secara kuantitatif dilakukan dalam bentuk survey, Stratified sampling adalah pengambilan sampel secara acak, yang menunjukkan bahwa hampir semua kepala desa tidak setuju dengan kenyataan bahwa mereka akan pulang tahun ini. Namun, jelas pandangan kepala desa saat ini lebih masuk akal daripada menganggap konten tradisional, sosial atau ekonomi dalam jangka pendek, “kata Kepala Pusat Data, Selasa (14/4/2020) dan d’information, Ivanovich Agus. Tower (Ivanovich Agusta) .

Ivan, saya ingin menyampaikan salam hangat saya kepada semua orang, mengacu pada kebiasaan tahun demi tahun, dan salah satu imigran terbesar umat manusia. — Perikan bersama keluarga besar, kerabat Dalam pertemuan dengan teman-teman dari kampung halaman, meski hanya ada beberapa hari hingga beberapa minggu dalam setahun.

Potensi ekonomi pulang kampung juga tinggi dan tidak bisa diabaikan. Merujuk publikasi Kementerian Perhubungan, tahun lalu setidaknya ada 2.300 orang di kota tersebut Sepuluh ribu warga desa kembali ke rumah masing-masing. — Namun kini telah muncul fenomena luar biasa berupa pandemi Covid-19. Bagaimanapun, hal ini dapat menghalau semua aspek positif dari kegiatan pulang kampung dan mengubahnya menjadi pandemi. Masuki desa.

Oleh karena itu, Dinas PDTT meyakini perlu menggali pandangan kepala desa sebagai pemimpin opini penting agar desa dapat kembali ke kampung halaman pada tahun 2020. Pemungutan suara dilakukan pada 10-12 April 2020. Kepala desa.

Tinggalkan Balasan