2020-08-17 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah secara langsung memimpin peluncuran Diaspora Care (Diaspora Care) di Badan Nasional Penanggulangan Bencana Graha (BNPB) di Jakarta pada Senin (18 Mei 2020). Ini adalah upaya untuk bekerja sama, sepenuh hati, dan berbagi kehidupan antara diaspora dengan masyarakat Indonesia, terutama mereka yang telah di-PHK dan di-PHK. -19 .

“Perawatan diaspora adalah kegiatan penggalangan dana diaspora yang bertujuan membantu saudara-saudari kita di negara-negara yang terkena dampak pandemi Covid-19, terutama pekerja yang di-PHK dan PHK,” kata Ida. – Menteri Ida menjelaskan dalam “Diaspora Care Plan” bahwa diaspora Indonesia dari seluruh dunia mengatakan mereka khawatir akan mengurangi beban pandemi di negara ini. — “Saya bangga dan terharu karena orang-orang di diaspora juga pernah terpapar pandemi Covid-19, tapi mereka sudah menyatakan kepedulian dan cintanya pada negeri ini,” kata Iaker Menaker. Membantu memberhentikan dan memberhentikan pekerja melalui paket $ 50 bulanan “satu keluarga ke satu keluarga” (setara dengan Rp 780.000).

Mekanisme bantuan dilaksanakan secara online, dan calon donor akan menyeleksi calon donor dengan melihat profilnya di www.diasporapeduli.id.

“Saya berharap bahwa 6 juta diaspora yang tersebar di seluruh dunia akan berpartisipasi dalam perbatasan transnasional sesegera mungkin, kata Ida Fauziyah.

Jutaan diaspora, mereka memiliki banyak pengetahuan, modal, jaringan idealis, dan patriotisme. Isme untuk mendukung pekerja Indonesia yang diberhentikan atau dipecat.

Tinggalkan Balasan