2020-08-16 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Sultan Alauddin Makassar Hamdan Juhannis, Ketua Universitas Islam Negeri (UIN), mengapresiasi kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) di bidang pertanian. Dia percaya bahwa Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo telah merilis banyak terobosan dan inovasi kreatif untuk membuat sektor pertanian maju, mandiri dan modern. Guna menjamin ketersediaan pangan di seluruh nusantara, “kata Hamdan saat dihubungi kami di Makassar, Jumat, 22 Mei 2020:” Selama ini terbukti tidak ada kekurangan bahan pokok. Termasuk perusahaan start up untuk lebih mengatur sistem distribusi komoditas. Kemudian, Kementerian Pertanian juga dinilai telah berhasil mengembangkan berbagai benih dan flounder berkualitas tinggi, serta terus menggalakkan mekanisasi pertanian. Belakangan ini, bahkan mereka (Kementerian Pertanian) mampu mengembangkan Perangkat lunak antivirus berbasis kayu putih berperan. Saya kira ini sangat tidak normal, “katanya.

Selain itu, Hamdan memuji Kementerian Pertanian mampu mendemonstrasikan data center Ruang Perang Pertanian (AWR) yang menjadi solusi terkait akurasi dan verifikasi. Menurutnya, inovasi ini terbukti mampu memonitor kemungkinan permasalahan dalam pengolahan pangan dalam negeri di masa mendatang. — “AWR adalah inovasi paling modern yang diprakarsai oleh Menteri Pertanian. Sekarang, kita dapat menemukan potensi di mana tanah akan dipanen, termasuk tingkat produktivitas lahan dan potensi masalah. Dia berkata.” Oleh karena itu, Hamdan sangat positif tentang penggunaan fasilitas AWR Saya optimis tentang peningkatan produksi dalam negeri. Selain itu, AWR juga mampu bekerja dengan cepat dan mendukung sistem kerja yang ada Komando Strategi Pengembangan Pertanian Daerah (Kostratani). Pungkasnya. Meski potensi panen padi pada Mei 2020 saja bisa mencapai 1,25 juta hektar, Menghasilkan 3,43 juta ton beras. Hingga Juni 2020 potensi panen padi mencapai 740.000 hektar yang dapat menghasilkan 1,94 juta ton beras. 33,6 juta ton beras. (*)

Tinggalkan Balasan