2020-08-16 |  Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, bersama 4 pilar relawan dan organisasi kemasyarakatan, kembali mempromosikan Gerakan Solidaritas Membangun Keadilan (GERAK BS) kepada dokter dan kesehatan. Para pekerja memberikan bantuan. — Kali ini kami memberikan bantuan kepada RSUD RSUD Cimacan di Cianjur dan Dustira Cimahi Jawa Barat. Total bantuan yang diberikan adalah 100 buah alat pelindung diri, 120 buah rapid test Covid-19, 300 buah masker Sensi dan 200 kaleng susu Bear.

“Upaya kolaboratif ini merupakan upaya kami untuk membantu dokter dan petugas kesehatan melindungi hidup dan tubuh mereka. Ketenangan dan keamanan mereka dalam menjalankan tugas menjadi faktor penting dalam menangani Covid-19,” kata Bamsoet. Jakarta, Jumat (24/4/2020).

Mantan Ketua DPR RI ini menambahkan, pemberian bantuan APD juga bertujuan untuk mengurangi unsur rantai yang ingin meraup untung terlalu banyak dari penjualan APD dan alat kesehatan lainnya di India. . Rumah Sakit.

Karena sampai saat ini masih ada penjual ilegal yang menumpuk barang atau menjual barang dengan harga tinggi.

“Tentu saja, tidak masuk akal menggunakan uang dalam jumlah besar untuk keuntungan pribadi dalam suatu bencana. Polisi harus menindak tegas mereka,” kata Bamsotte. Hingga 22 April 2020, PB (IDI) mencatat 24 dokter meninggal saat merawat pasien Covid-19.

“Rata-rata penyebab kematian adalah kurangnya alat pelindung diri. Ironisnya, saat tentara dikirim ke medan perang, tenaga medis dan petugas kesehatan malah tidak dibekali senjata terbaik.” Kata Bamsoet. Keterbatasan APD dan dukungan medis Di sisi lain, Wapres Pemuda Pancasila dikejutkan dengan semangat juang para dokter dan tenaga medis untuk membantu pasien Covid-19. Hanya sekitar 1.107 orang yang memiliki paru-paru, idealnya dibutuhkan 2.600 orang.

Bahkan, ahli paru memainkan peran penting dalam pengelolaan Covid-19. Yang digagas IDI adalah bentuk gotong royong dokter, termasuk para ahli dan dokter umum, yang akan ikut serta dalam pengobatan Covid-19 sesuai keahlian masing-masing. Jika dokter bersedia bekerja sama sebagai warga negara yang baik, kami (Bamsoet) menyimpulkan: (*) Kami harus bersedia membantu satu sama lain dalam bentuk apa pun.

Tinggalkan Balasan