2020-08-16 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Desa, Daerah Miskin dan Imigrasi Abdul Halim Iskandar (Abdul Halim Iskandar) mendorong pemerintah desa untuk mendirikan pos jaga di setiap pintu masuk desa untuk mencegah wabah pada 2019. Desa wabah Coronavirus (Covid-19). Pos penjaga desa dapat dikelola oleh relawan desa Covid-19 yang dilatih di setiap desa. Menteri Gus (Gus) disebut sebagai pos jaga desa dan bertanggung jawab untuk memantau pergerakan masyarakat di dalam dan di luar desa. Menurutnya, warga yang masuk dan masuk kampung dengan alasan apapun harus menjalani registrasi dan registrasi yang baik dan jelas. – “Pos jaga desa ini sangat penting. Letaknya di pintu gerbang desa. Tugasnya mengawasi mobilitas warga di dalam dan di luar. Oleh karena itu warga yang akan berangkat ditanya kemana harus pergi dan kemana harus menyiapkan formulir. Format formulir ditentukan oleh Kementerian Pembangunan dan Imigrasi Perdesaan, Kawasan Tertinggal menyiapkan. Kemudian formulir diisi oleh penjaganya atau oleh warga secara mandiri, ”ucapnya. Jika kawasan yang akan dirawat merupakan kawasan yang terpapar Covid-19, maka pos penjagaan desa harus membujuk warga agar merelakan keinginannya. Covid-19), pos penjaga desa harus menyarankan agar tidak pergi ke sana. Warga sudah memiliki pemahaman yang baik, sehingga tidak mau membawa virus covid-19 saat pulang kampung. Di desa. Hal ini untuk memantau dan memastikan kesehatan warga yang masuk dan keluar kampung. Ia mengatakan bahwa Anda dapat menggunakannya, langsung mencuci dengan alkohol, atau mencuci tangan dengan disinfektan. “Pos jaga desa harus mengawasi dan mengontrol warga desa yang baru pulang dari luar negeri, baik yang berasal dari luar kota maupun dari luar negeri. Menteri Gus menegaskan, siapapun yang baru datang dari suatu tempat atau luar negeri harus mendapat tindak lanjut yang mendalam.

“Orang yang baru datang dari suatu tempat atau luar negeri pasti ingat identitasnya ODP (surveillance),” ujarnya. – Mengenai barang yang harus di sediakan ke satpam, selain formulir, satpam desa juga harus menyiapkan alat penyemprot desinfeksi, tangan Disinfektan, alat kesehatan yang terdeteksi sejak dini, dll. Selain itu, pos jaga desa juga harus memberikan informasi penting terkait penanganan Covid-19, seperti nomor telepon rumah sakit rujukan, nomor telepon ambulans, dll.

Tinggalkan Balasan