2020-08-16 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Plt. Chandra Bhakti, perwakilan dari peningkatan prestasi olahraga, meyakini bahwa pelatih merupakan tulang punggung perkembangan atlet olahraga nasional.

Hal tersebut sebenarnya ia sampaikan saat membuka organisasi kemasyarakatan Permenpora No 1/2020 di kantor Kemenpora, Senayan. , Jakarta. Dia mengatakan bahwa secara nasional, persyaratan minimum untuk pelatih dengan gelar sarjana dalam pendidikan jasmani adalah 30%. Chandra berkata: “Tiga puluh persen.” Chandra mengatakan Rabu pagi (6 Juni 2020). Sosialisasi Permenpora pertama tahun 2020 ini terkait dengan pengangkatan pejabat pelaksana melalui penyesuaian / intervensi menjadi pelatih olahraga dan asisten pelatih olahraga. Prioritaskan rencana, terutama di bidang yang meningkatkan kinerja pelatih olahraga. Kalau masih muda itu untuk menambah kualifikasi pelatih olahraga, ” imbuhnya. Meski Pimpinan Kadispora dan BKD di seluruh provinsi di Indonesia telah mengikuti kegiatan sosialisasi jarak jauh, Chandra Bhakti berharap seluruh pemangku kepentingan di Kemenpora dapat bekerja sama dan menunaikan tugas dalam regulasi. – “Sesuai Permenpora Nomor 1 Tahun 2020”, secara umum kita akan memahami latar belakang pendidikan, kemampuan dan pengalaman atlet, ”ujarnya,“ Kedepannya, pelatih olahraga akan menjadi tulang punggung pengembangan atlet. Dia berkata: “Semua yang kami lakukan sekarang memiliki nilai strategis dan penting untuk promosi seluruh gerakan.” “Saya berharap sosialisasi ini akan membawa manfaat yang sangat besar bagi forum ini. Dia berharap selain menjadi normal baru di antara kami Selain forum silaturahmi, kami juga berharap peningkatan prestasi olahraga nasional menjadi kebanggaan bangsa dan negara.PermenpanRB Nomor 40 tahun 2014 dan PermenpanRB Nomor 41 tahun 2014, Pembina Pembina Olahraga yang ditetapkan tahun 2014 sudah menjadi Permenpora Kementerian Pemuda dan Olahraga draf Permenpora n ° 1 Tahun Referensi 2020. (*)

Tinggalkan Balasan