2020-08-16 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah menyerahkan bantuan sosial (bansos) Presiden Republik Indonesia kepada para TKI yang dibebastugaskan dan dikirim ke kawasan Jabodetabek. -Pemerintah menerima bantuan sosial pemerintah secara simbolis pada Rabu (17/6/2020) bersama perwakilan dari seluruh Serikat Pekerja Indonesia (SPSI) di kediaman LEM DPP FSP LEM di kawasan Cakung Jakarta Timur. -Menaker Ida menyampaikan bahwa pengalihan tunjangan menjadi perhatian pemerintah bagi pekerja yang di PHK atau dipulangkan. Paket sembako Presiden berjumlah 223.213 dan akan dikirimkan kepada satu pekerja / delapan pekerja / serikat pekerja di sekitar Jabodetabek. Ia mengatakan: “Ini secara simbolis mewakili delapan penerima SP / SB yang menerima bantuan sosial dari pemerintah.” RTMM FSP (tembakau, rokok, makanan dan minuman); FSP LEM (mesin logam dan elektronik); FSP FARKES (tenaga farmasi dan reformasi) ); FSP PAR (pariwisata); BPU FSP (konstruksi dan pekerjaan umum); FSP TI (Perusahaan Angkutan Indonesia) dan SP PAR YTKI (Biro Pariwisata Yayasan Sumber Daya Manusia Indonesia).

Menteri Sumber Daya Manusia Ida berharap, saat keadaan Ketika kondisi normal atau baru pulih, akibat Covid-19, perusahaan akan mempekerjakan kembali para pekerja yang di-PHK untuk hidup normal. -Namun, perusahaan tersebut harus menerapkan peraturan dan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) agar pekerja dapat terus berproduksi dan terlibat dalam kegiatan ekonomi secara aman dan sehat. Prosedur kesehatan harus diikuti di seluruh area kerja. Selebihnya mengikuti prosedur kesehatan, “kata Menaker Ida. (*)

Tinggalkan Balasan