2020-08-15 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah tengah mengumpulkan data nasional tentang koperasi dan UMKM di seluruh tanah air sebagai respon dari dampak wabah COVID-19 terhadap bisnis KUMKM. -Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan di Jakarta, Senin (2020/3/16), pihaknya sangat menyadari bahwa penyebaran COVID-19 dapat berdampak ekonomi terhadap keberlanjutan usaha koperasi mikro, kecil, dan menengah ( KUMKM).

Teten Masduki mengatakan: “Kami sangat memahami bahwa hal ini akan berdampak signifikan terhadap keberlangsungan bisnis KUMKM kami.” Oleh karena itu, untuk memetakan dampak COVID-19 terhadap KUMKM, koperasi dan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah akan melakukan pendataan secara nasional. Produksi terhenti. Atau permintaan pasar turun tajam, “kata Teten.” Ia menegaskan, pemerintah akan terus mencari solusi yang tepat untuk mewujudkan pembangunan KUMKM yang berkelanjutan. “Gambar 08.00-15.00, ujarnya.

Teten juga mengajak koperasi dan UKM Indonesia untuk tetap optimis, namun selalu waspada. (*)

Tinggalkan Balasan