2020-08-15 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Setidaknya 730 perusahaan Jepang di Jakarta dan sekitarnya siap mendukung program magang dan pelatihan kejuruan yang diprakarsai oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker). Klub-klub (JJC), yaitu Kyogi Ueda, Toyota Masamichi Tanaka, dan Toyota (Befa) Yoshihiro Kai (Befa), berada di Kantor Kementerian Tenaga Kerja di Jakarta, Kamis (2020/03/12) .— ” Kami dengan hangat menyambut pengusaha Jepang untuk memberikan dukungan bagi pengembangan sumber daya manusia melalui program magang dan pameran karir di Belgia dan luar negeri, “kata Ida Fauziyah kepada wartawan. Menaker Ida percaya bahwa kerjasama dengan program pemagangan cukup efektif untuk memiliki dampak positif pada industri / perusahaan karena perusahaan telah memperoleh pekerja terampil dari proses pembelajaran dan perusahaan juga telah meningkatkan produktivitas. Ini adalah satu hal yang kami ingin mendorong anggota JJC untuk mengembangkan program, misalnya, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat. “Menaker Ida mengatakan bahwa sejauh ini, Jepang adalah negara yang sangat menguntungkan untuk pengembangan sumber daya manusia, karena Jepang adalah negara yang memiliki perusahaan atau industri di Indonesia. Di antara mereka, ia terlibat dalam industri otomotif dan elektronik. — – “Kementerian Tenaga Kerja berharap bahwa JJC akan mendorong ratusan perusahaan Jepang di Indonesia untuk meluncurkan program magang nasional, yang melibatkan” Permenaker Nomor 36 Tahun 2016 “, katanya. .

Selain itu, menurut edisi Permenuper 2008 edisi ke-8 dari peraturan izin belajar di luar negeri, Ida Fauziyah juga mendorong JJC untuk membangun jembatan untuk bisnis di Jepang melalui organisasi penerima (organisasi yang menerima peserta magang). ) Membangun hubungan kerja sama dengan LPKS atau agen pengiriman Indonesia (agen pengiriman magang Jepang).

Menaker Ida Fauziyah juga tertarik pada pengembangan kewirausahaan, karena JJC juga telah membantu Jawa Tengah mengembangkan kewirausahaan. “Kami berharap JJC dapat mengembangkan kewirausahaan di bidang lain,” katanya.

Pada saat yang sama, Tanaka Masahachi mengumumkan komitmennya untuk terus bekerja di bidang pembelajaran. Bahkan dalam beberapa tahun ke depan, mereka sepakat untuk terus bekerja sama untuk meningkatkan jumlah peserta magang di Jepang. Tanaka berkata: “Perusahaan-perusahaan Jepang puas dengan kinerja peserta pembelajaran dari Indonesia, kegigihan mereka, keramahan dan disiplin yang ketat.” (BJN *)

(BJN *)

Tinggalkan Balasan