2020-08-14 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, Samarinda-Pusat Pelatihan Kejuruan (BLK) Samarinda menyumbangkan 200 set pakaian pelindung untuk bahan-bahan berbahaya dalam bentuk alat pelindung diri (PPE) ke Asosiasi Medis Indonesia (IDI) cabang Samarinda. Nurjuliani mengatakan: “Bantuan harus dapat membantu staf medis avant-garde.” Kami berharap bantuan semacam ini dapat berkontribusi pada rekan staf medis. Karena mereka berada di garda terdepan dalam menyikapi pandemi Covid-19 saat ini, “Pada Senin (14/4/2020) atas nama Andri Susila, Direktur Utama BLK Samarinda.

IDI Cabang Samarinda Yustaniah langsung menerima 200 Sekretariat bantuan APD berupa baju pelindung bahan berbahaya.

Kepala BLK Samarinda Andri Susila menjelaskan, kerja Kementerian Ketenagakerjaan melalui Badan Administrasi Umum Pembinaan dan Pengembangan Produktivitas (Binalattas) mengawali rencana aksi Kementerian Ketenagakerjaan.

Rencana tersebut memobilisasi semua BLK di Indonesia untuk berpartisipasi dalam kegiatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Bantuan ini sejalan dengan instruksi Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, dan upaya sedang dilakukan untuk memberdayakan semua orang. Andri menjelaskan bahwa kementerian bertanggung jawab atas penerapan Covid-19. Departemen eksekutif teknis.

Melalui Kementerian Tenaga Kerja Kementerian Aksi, BLK bekerja sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah menghasilkan 180.000 masker, 8.500 liter pembersih tangan, 13 kios desinfeksi, 2.750 APD dan 20 sink sistem infus.

Selain tenaga medis, produk Human Operations Department juga didistribusikan ke agen lapangan yang menangani Covid-19 agen lainnya, seperti Polri, TNI, BNPB, dan Posko Penanganan Covid19.

Di lingkungan BLK, produk ini juga didistribusikan ke pengendara sepeda motor online, aparat keamanan instansi pemerintah, mukmin, mukmin dan masyarakat umum.

Andri menambahkan, APD yang didonasikan ke IDI Samarinda cabang merupakan produk dari kelas pelatihan sandang BLK Samarinda.

Selama proses produksi, tim BLK Samarinda mendapat pendampingan dari sesepuh BLK Samarinda.

Selain APD, alat pemrosesan lain yang diproduksi oleh Samarinda BLK termasuk sink sistem infus, masker, ruang desinfeksi, dll., Digunakan untuk berurusan dengan Covid-19, “katanya. (*)

Tinggalkan Balasan