2020-08-14 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Pusat Informasi Maritim (Pusinfomar) TNI melakukan kunjungan kerja di Kantor Administrasi Umum Transportasi Maritim (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan Jakarta untuk mengoordinasikan dan berbagi informasi maritim, akan berada di kantor Kementerian Perhubungan Jakarta mulai Sabtu 17 hingga 6 Juni. -R Agus H. Purnomo, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, diwawancarai langsung oleh Laksamana Pertama Angkatan Laut Indonesia, Laksamana Pertama Andy Abdul Aziz dan personel Pusinformal. (KPLP) Ahmad berharap kedua belah pihak dapat saling berbagi informasi gotong royong sehingga dapat saling memberi manfaat dan nilai tambah di kemudian hari. Direktur Jenderal Argus berkata.

Kali ini, Hengki Angkasawan, Direktur Navigasi, menjelaskan tugas dan tanggung jawab Administrasi Umum Navigasi, termasuk bagaimana penataan jalur transportasi dan jalur keamanan pelabuhan.

“Kami juga bersiap untuk bertukar data dengan Pusat Informasi dan Informasi Angkatan Darat Indonesia, di mana kami dapat memantau data AIS, data VTS dan data pelacakan kapal melalui Pusat Komando Korps Marinir (MCC) atau database kapal, jadi Hengki mengatakan: “Kami dapat menggunakan informasi yang dimiliki setiap orang.

Selain itu, Hengki juga memaparkan persiapan implementasi TSS di Selat Sunda dan Selat Lombok. Di sektor transportasi laut, pelaksanaan kepemimpinan dan pengawasan KPLP dan penegakan hukum, termasuk pengawasan dan dukungan personel dan armada patroli KPLP, dapat dicapai. “-Menurut Andy Abdul Aziz, Menteri Pertahanan TNI Angkatan Darat, penting agar pihaknya berkolaborasi dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk Administrasi Umum Hubla, jadi ini Pertemuan ini semestinya menjadi forum untuk saling berbagi dan mendapatkan kontribusi.

Selain itu, Wakil Sekretaris TNI Angkatan Laut Infomar TNI Arif Badruddin menjelaskan pengawasan terhadap rezim perairan secara keseluruhan dan yurisdiksi nasional di Indonesia. Gambaran infomar, lingkungan strategis, pemantauan dan analisis infomar TNI Pus terkait anomali kapal negara dimulai. Wilayah perairan Indonesia dan tantangan masa depan.

– Ia berharap dapat menjalin hubungan kerjasama dengan Hubla ke depannya, khususnya di Berbagi informasi, update data perizinan masuk kapal asing yang masuk pelabuhan Indonesia dan kerjasama dalam konfirmasi.Data kapal yang diduga berperilaku abnormal di perairan Indonesia

Usai pertemuan, Pusinfomar TNI berkesempatan melakukan perjalanan di Provinsi Habra Peninjauan dilakukan oleh Naval Command Center (MCC) Kantor Kementerian Direktorat Jenderal yang bertempat di Karsa Lant, Gedung 4. Jakarta (*)

Tinggalkan Balasan