2020-08-14 |  Kilas Kementerian

Lampung TRIBUNNEWS.COM-Chokovi menyayangkan kabar kelangkaan pangan di seluruh Tanah Air saat wabah Covid-19. Chokovi mengatakan bahwa, pada kenyataannya, yang terjadi adalah kekurangan pangan di provinsi atau wilayah tersebut, karena keamanan produksi pangan nasional, mungkin ditutup dengan provinsi surplus lainnya. , Arinal Djunaidi menekankan produksi pangan di daerah tersebut. Aman selama Ramadhan, selama pandemi COVID-19 dan setelah Idul Fitri. Padahal, petani di Lampung terus memanen dan memproduksi beras pada Mei 2020, dengan sisa 266.110 ton. , Selasa (5 Mei 2020) .

Baca: DPR menyesalkan pemotongan anggaran di lingkungan Kementerian Pertanian

Arinal menambahkan, Pemprov Lampung akan terus bekerja keras dengan mengoordinasikan upaya semua negara Menjamin ketahanan pangan nasional. Ia mengatasi kepentingan tersebut dengan mendukung kegiatan komersial petani, “ini pasti akan berdampak pada peningkatan pendapatan petani dan kebahagiaan keluarga mereka.”

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pangan, dan Jasa Hortikultura Provinsi Lampung Kusnadi mengatakan dalam rangka pandemi virus corona ini, diperkirakan produksi beras di Provinsi Lampung mencapai 516.949 ton pada Mei 2020. Beras giling kering tanpa penggilingan setara dengan pasokan beras 330.950 ton. dan permintaan beras pada Mei 2020 adalah 64.840 ton.

Provinsi Lampung memperkirakan panen padi dari Mei hingga Juni 2020 akan mencapai 163.888 hektar (ha), dengan provinsi rata-rata 5,1 ton / ha, menghasilkan 837.467 ton MPD. Ia mengatakan: “Hampir 68% produksi pertanian dipasok oleh Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Turangbawong dan Mesuji.” Bacaan: Kementerian Pertanian sangat yakin bahwa produksi pangan Indonesia kuat dan terkendali — -Selain itu, Kusnadi lebih lanjut menyatakan bahwa selama pandemi Covid-19, petani di Provinsi Lampung masih antusias dengan panen padi.

“Sebelumnya, petani mengeluh tentang pembatasan pemanen di luar Provinsi Lampung dan penurunan pembeli biji-bijian / beras, tetapi sekarang kami telah mengatasi hambatan ini,” katanya.

Tinggalkan Balasan