2020-08-14 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pertanian melakukan terobosan baru dalam distribusi beras gratis. Kali ini Kementerian Pertanian memperkenalkan DAB Pertanian Sikomandan yang berhasil diluncurkan pada Rabu (22/4/2020) di Kodim 0501 / JP.BS Kemayoran, Jakarta Pusat. TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Andika Perkasa dan perwakilan Bank BNI serta beberapa direksi Kementerian Pertanian.

Mesin Penjual Tiket Pertanian Sikomandan merupakan sentra yang dirakit oleh Badan Usaha Mekanisasi Pertanian Badan Litbang Pertanian. ATM dilengkapi dengan beras yang dirancang untuk orang miskin dan mereka yang terkena Covid-19. Kapasitas mesinnya adalah 180 kg beras. Begitu disadap, ATM bisa mengirimkan 1,5 kg beras.

Selama start up yang lancar, Menteri Pertanian dan KASAD berkesempatan untuk menguji mesin anjungan tunai mandiri pertanian di Comantan Barat. Tidak hanya itu, kedua belah pihak juga membagikan beras kepada banyak perwakilan masyarakat. Hingga 1,2 ton per hari. Dan bisa memenuhi kebutuhan semua orang. Dia menjelaskan.

Di saat yang sama, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan aktivasi ATM merupakan perintah wajib menelepon. Apalagi saat pandemi Covid-19.

“Bencana pandemi Covid-19 sudah terjadi dan menyebabkan terganggunya perekonomian kita. Sesuai instruksi Presiden, negara harus dalam situasi apapun yang berkaitan dengan kepentingan nasional. Rakyat, kita dan Kepala Staf TNI angkat telepon. Sekalipun hanya sedikit, kita harus membantu masyarakat. Jangan lupa, saya ingin berterima kasih kepada BNI, TNI, dan mitra lainnya yang mendukung hal ini. Ia mengatakan: “Ini seruan merah putih. Sarwo Edhy, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, menambahkan ATM Perusahaan Pertanian Sikomandan juga merupakan salah satu pihak yang bekerjasama dengan BNI dalam pelaksanaan rencana CSR-nya. -Sarwo Edhy menambahkan rencana ATM Pertanian Sikomansan akan berlanjut selama dua tahun. Ada 10 kegiatan di Jakarta, 5 Kodim, Kodim Bogor 2, Kodim Depok 1, Kodim Bekasi 1 dan Kodim Tangerang 1. Target selanjutnya bisa dilaksanakan di 34 provinsi, kita bisa Lakukan rencana ini sesuai dengan persyaratan situs.

Tinggalkan Balasan