2020-08-13 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah melakukan pendataan secara nasional tentang koperasi dan UMKM di seluruh pelosok tanah air menanggapi dampak wabah COVID-19 terhadap upaya KUMKM-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, Senin (25/10) 16/3) / mengatakan di Jakarta pada tahun 2020 bahwa ia sangat menyadari bahwa penyebaran COVID-19 dapat berdampak ekonomi terhadap keberlangsungan koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM).

Teten Masduki mengatakan: “Kami memahami sepenuhnya bahwa hal ini akan berdampak signifikan terhadap keberlanjutan bisnis KUMKM kami. Usaha kecil dan menengah melakukan pendataan di seluruh negeri. ——

— Teten dari Tiantian mengatakan: “ Laporkan persyaratan bisnis KUMKM jika bahan baku sulit, proses produksi terganggu atau permintaan pasar turun tajam. Dia berkata: “Call Call center 1500-587, ARA dari Senin sampai Jumat, 08.00 sampai 15.00.

Teten juga mengimbau koperasi dan usaha kecil dan menengah Indonesia untuk tetap optimis, namun tetap waspada. (*)

Tinggalkan Balasan