2020-08-13 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Menteri Desa, Daerah Tertinggal, dan Keimigrasian (Kemendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (KPK) memaparkan Dana BLT Desa Kemajuan penyaluran-Abdul Halim atau Menteri Gus atau biasa disapa Menteri mengungkapkan, sejak awal pandemi Covid-19 hingga 8 Juli 2020, sekitar 74.865 desa menerima dana desa. Ini menyumbang 99% dari total 74.953 desa di Indonesia.

“Kenapa tidak 100%, karena masih ada beberapa desa yang belum terselesaikan secara administratif, sehingga Kementerian Dalam Negeri masih mengaitkannya dengan berbagai persoalan tahun lalu hingga belum dibebaskan,” kata Menteri BLT Gus. Program Transparansi Dana Desa dan Reformasi Birokrasi Jakarta (9 Juli 2020), BLT (KPM) yang dilakukan melalui kelompok khusus memiliki 74.753 desa, dan 72.599 desa mendistribusikan desa-desa tersebut, terhitung 97 dari 74.865 desa saat ini. %. Adapun penduduk desa penerima BLT Dana Desa terdapat 7.742.176 KK, 2.400.075 diantaranya adalah janda atau biasa disebut Pekka, dan terdapat 283.644 penduduk dengan penyakit kronis dan penyakit kronis. Dana yang digunakan Dana Desa BLT adalah 4.645.305 60 Rp 0.000. Rinciannya 6.813.115 keluarga petani dan buruh tani, 315.028 nelayan dan buruh, 315.028, 156.954 buruh pabrik, 62.734 guru dan 394.345 pengusaha. Disebut UMKM.

“Semua ini dimasukkan nama dan alamat. Katanya:” Semuanya akan dikirim ke Kementerian Sosial, yang langsung membawahi Kementerian Sosial. Untuk memperoleh informasi, hadir pimpinan KPK Navawi Pomorango, Nuru Gavron dan Lily Pintauri Siregaard hadir dalam forum tersebut. -Menteri Gus dipimpin oleh wakilnya Budi Arie Setiadi, sekretaris Ketua Anwar Sanusi dan jajaran lainnya langsung didampingi.

Tinggalkan Balasan