2020-08-13 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Negara tuan rumah Filipina telah resmi mengumumkan pembatalan ASEAN Paralympic Games 2020 yang rencananya akan digelar mulai 3 hingga 9 Oktober 2020.

Pemerintah Filipina memutuskan untuk berkonsentrasi mengelola ASEAN 2020 Paralympic Games. Pandemi Covid-19 ada di negara mereka. Presiden Federasi Olahraga ASEAN (APSF) Osoth Bavilai menyampaikan keputusan tersebut kepada Komite Paralimpiade Nasional Asia Tenggara (NOC) melalui surat edaran resmi bernomor APSF 2020/070 pada 8 Mei 2020

APG Filipina 2020 membatalkan tanggapan Menpora Zainudin Amali. “Kami sudah mendapat pemberitahuan dari Filipina selaku penyelenggara APG 2020, yang menandakan bahwa APG yang semula dijadwalkan akan dilaksanakan pada 2020 sudah efektif dibatalkan. Mampola (Menpora) akan berada di Jiajia pada Minggu (5/10/2020) sore. Menurut kediaman Jatiwaringan: “Semula digelar Januari 2020 sesuai rencana, kemudian ditunda hingga Maret 2020. Ternyata pemberitahuan terakhir tidak dibatalkan, tapi dibatalkan. Terletak di sebelah timur Jakarta. Bahkan, lanjutnya, kita sudah mempersiapkan para atlet dengan cara yang luar biasa. Kita sudah persiapkan terlebih dahulu Kejuaraan Sepak Bola Tunggal Nasional dan atlet kita di bawah koordinasi NPC, dan APG ini sudah kita susun. Sasaran yang ambisius. Seperti APG sebelumnya, kami memiliki sasaran kejuaraan secara keseluruhan. “Tetapi kami tidak dapat mengatakan bahwa kami tidak memiliki apa-apa untuk dikatakan karena Filipina mendiskualifikasi sebagai penyelenggara APG. Kami mengetahui bahwa karena suasana pandemi korona sama di mana-mana di negara kami, Filipina mengalami hal yang sama. Negara-negara ASEAN juga telah melalui proses ini. Makanya kita pahami lagi, meski saya tahu atlet kita pasti kecewa karena persiapannya sangat baik dan harapannya menjadi juara umum tinggi, tapi apa yang bisa kita terima? Dia menyimpulkan. *)

Tinggalkan Balasan