2020-08-13 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM dari Belarusia-Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian Belawan mencatat volume produk hortikultura yang diekspor berupa kentang ke Singapura dan Malaysia mengalami peningkatan.

Menurut data dari Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), saat terjadi pandemi Covid-19, dia memperdagangkan hasil pertanian di bagian kerjanya di Belawan. Menurut catatan, dari Januari 2020 hingga April 2020, sebanyak 11 ton kentang diekspor dari Belarusia ke Malaysia dan dua kali lipat ke Singapura dengan total 80,5 ton. Padahal, di periode yang sama 2019, frekuensi ekspor ke Singapura dan Malaysia hanya 7 kali lipat dari 48,5 ton, hampir dua kali lipat.

Baca: Memasuki Musim Tanam, Begini Cara Daftar Asuransi Pertanian- “Ini Demikian pesan Menteri Pertanian, Pak Syahrul Yasin Limpo, bahwa negara kita penuh potensi. Misi kita adalah berkarya untuk kesejahteraan negara khususnya para petani. ‚ÄĚJamil melewati pantauan kantor, Selasa (7/4). Aliran jalan keluar melalui sistem online diekspresikan dalam waktu.

Kentang granola (Solanum tuberosum L) adalah produk sampingan. Industri hortikultura di Sumatera Utara sudah banyak ditanam. Awal April merupakan musim panen, dan hasilnya cukup untuk didistribusikan guna memenuhi kebutuhan pasokan pasar domestik dan ekspor.

Layanan non-hari libur

Menurut pedoman pemerintah, yaitu melalui pemberlakuan tindakan pembatasan sosial skala besar (PSBB) dalam pandemi Covid-19, layanan karantina hewan, tumbuhan, ikan, dan tumbuhan merupakan layanan publik permanen. . Sesuai dengan kondisi lalu lintas unit kerja, penggunaan alat pelindung diri yang sesuai dan tindakan pencegahan Protoko l di tempat kerja untuk mencegah penyebaran Covid-19 untuk layanan karantina pertanian umum akan membatasi pekerjaan petugas karantina pertanian di lokasi. Dipantau oleh manajer unit kerja. Jameel menyimpulkan bahwa penting juga untuk meningkatkan nilai tukar mata uang untuk memastikan penerimaan ekspor pertanian di antara negara-negara perdagangan. (*)

Tinggalkan Balasan