2020-08-13 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengawasi langsung proses rekrutmen pejabat eselon satu dan dua. Tes bakat .

Menteri Sosial Juliari dan tim menonton dan mendengarkan pameran kandidat. Ia juga mengemukakan beberapa isu kunci mengenai jumlah slide presentasi yang diperkenalkan oleh peserta dan inovasi / pengembangan rencana yang akan direalisasikan.

Menteri Sosial berpartisipasi dalam wawancara 12 jam dari WIB dari jam 9 pagi sampai jam 8 malam.

Baca: Kemensos Berikan 1.600 Paket Bansos kepada Pegawai Otomotif DKI

“Pejabat eselon I dan II Posisi Strategis, Bukan” Saya Merasa Perlu Dengarkan Langsung Proses wawancara kandidat hadir. Dengan mendengarkan penjelasan mereka secara langsung, saya bisa menguasai pemahaman dan keterampilan mereka di posisi yang mereka cari, “kata Julia Li, Menteri Sosial di Jakarta. (2020/14/7)

Rekrutmen untuk mengisi lowongan di Kementerian Sosial Jabatan manajemen senior, lowongan ini terutama disebabkan oleh pensiunan pejabat. Dikatakan bahwa proses wawancara melibatkan banyak pihak eksternal.

Baca: Untuk memastikan tujuan bansos jelas, Menteri Sosial Bansos Groceries mengaudit ketat pemasok produk– – Hal ini untuk memastikan sumber daya manusia yang berada pada posisi tersebut benar-benar mampu dan memiliki tujuan inovasi di bidang pekerjaannya masing-masing.Selain itu, untuk memastikan prosesnya obyektif dan profesional sesuai dengan “ASN No.5 UU 2014”, tandasnya.

Dalam proses seleksi, “Menteri Bantuan Sosial dibantu oleh Panitia Seleksi (sekretaris) yang diketuai oleh Sekretaris Jenderal Hartono Laras.

Jabatan yang akan diisi terdiri dari staf senior dengan posisi ahli di bidang perubahan dan dinamika sosial (eselon satu), dan cabang utama memiliki enam kepala sekolah (eselon dua). Tenaga penggerak ekonomi yang berjumlah enam orang yaitu Pengawas Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Pengawas Pemberdayaan Sosial Pribadi, Pengawas Kelompok dan Masyarakat, Pengawas Rehabilitasi Sosial Pecandu Narkoba, Pengawas Penunjang, Pusdiklat Pengawas Pendidikan Perlindungan Sosial Banjarmasin dan Universitas. Direktur Pusat Perlindungan Sosial dari Pusat Rehabilitasi. Perkumpulan Sosial Penyandang Cacat “Kartini”.

Ketua Panitia dan Kepala Bidang Sosial Kementerian Sosial Hartono Laras mengatakan, selama dua hari sejak 13-14 Juli 2020, Gedung Kawang Kencana Kantor Kementerian Sosial di Jakarta menawarkan diri untuk Melakukan wawancara. Jumlah peserta pada hari Senin tanggal 13 Juli 2020 berjumlah 19 peserta dan hari Selasa tanggal 14 Juli 2020 sebanyak 15 peserta.

“Dalam wawancaranya, Asisten Komisioner Tony Sitorus juga menjabat sebagai ‘Pengamat Komite Instrumen Nasional Sipil’. (KASN)” kata Hartono

Baca: Polri menangani 55 kasus korupsi Covid-19 Untuk dana bansos, begitulah cara kerjanya – sesuai hasil wawancara seleksi, tahap terakhir seleksi publik, Menteri Sosial akan memilih tiga calon pimpinan menengah ke Presiden, dan evaluasi akhir akan diputuskan oleh Presiden Joko Widodo. Terkait calon pengurus senior di antara ketiga calon tersebut, Menteri Sosial akan berkoordinasi dengan KASN untuk memilih dan menunjuk 1 (satu) orang untuk memberikan rekomendasi.

Tinggalkan Balasan