2020-08-13 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Ketenagakerjaan mengesahkan pekerja yang di-PHK akibat pandemi Covid-19 melalui program padat karya.Salah satu bentuk kegiatannya adalah beberapa perusahaan memecat pekerja sebagai pasukan penyemprot desinfektan .— -Pada hari Jumat, usai penyemprotan disinfektan oleh UMKM pengrajin Tempe di desa Taibet Bharat di wilayah Taibet, Jakarta Selatan, Direktur Pengawasan Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Gaz Mahathir, Kementerian Tenaga Kerja, meneruskan laporan tersebut (4 / 17/2020). -Gazmahadi menjelaskan, keikutsertaan pekerja yang di-PHK dalam kegiatan penyemprotan disinfektan perusahaan memiliki dua keuntungan.

Pertama-tama, pekerja yang di-PHK diberi penghargaan setelah berpartisipasi dalam kegiatan penyemprotan. Kedua, melindungi lingkungan industri dan masyarakat sekitar dari penyebaran Covid-19.

“Ini dilakukan oleh rekan-rekan yang mubazir, sehingga mereka juga bisa membantu. Apalagi UKM ini juga bisa menerapkan higiene industri.” -Gazmahadi mengatakan. -Hari ini, 10 pekerja berpartisipasi dalam kegiatan penyemprotan desinfektan. Awalnya, 70 pekerja akan di-PHK.

Dari saat ini Pemprov DKI Jakarta menerapkan tindakan pembatasan sosial skala besar (PSBB), hanya perwakilan yang berpartisipasi.

Setelah berpartisipasi dalam aktivitas penyemprotan, semua orang berpartisipasi. Setiap peserta akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 300.000. -Selain penyemprotan desinfektan, Gazmahadi mengatakan, pihaknya juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat sekitar lingkungan industri. – “Tugas hari ini mengedukasi masyarakat bagaimana cara mencegah penularan. COVID-19. Salah satunya pakai masker dan kita bagikan ke penonton. Lalu kalau keluar rumah silahkan cuci tangan pakai sabun dan air, kalau tidak pakai hand sanitizer. Kami sudah bagikan ke publik, ” ujarnya. Katanya.

Ditambahkannya, penyemprotan desinfektan saat ini dapat membantu sektor UKM khususnya yang terkait dengan UKM. Demi kepentingan banyak orang, bisnis mereka akan tetap terjaga dan mencegah penyebaran Covid-19. – “Seharusnya Covid-19 tidak mengganggu industri. Kami bantu mereka cegah penyebarannya. Itu baik untuk para pekerja. Kami juga menjaga kesehatan lingkungan.” Ucap – Untuk masyarakat umum, Gazmahadi merekomendasikan tinggal di rumah untuk menghindari kemungkinan terpapar Covid- 19. Jika harus keluar rumah, sebaiknya perhatikan peraturan keselamatan.

“Mohon kenakan masker saat Anda menggunakannya, dan jangan melepasnya saat Anda keluar. Sering-seringlah mencuci tangan dengan air mengalir dan gunakan sabun, jika tidak Anda harus menggunakannya. Katanya:” Dan tetaplah di rumah untuk mencegah penyakit akibat kerja. Salah satunya adalah Covid-19. . “

Tinggalkan Balasan