2020-08-13 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pertanian (Kementan) menyelenggarakan seminar Indonesia Agriculture Forum 2020 melalui video conference pada Kamis (30/4). Pendidikan berkualitas tinggi di bidang pencipta pertanian yang berkualitas dan pencari kerja yang berkualitas.

Kali ini, Menteri Pertanian (Mantan) Syahrul Yasin Limpo berharap generasi muda mampu beradaptasi dengan sistem digital online dengan mengusung e-book untuk melakukan kegiatan inovatif di bidang agri-pangan.

“Oleh karena itu, dalam pandemi Covid-19 ini diperlukan pelatihan vokasi. Apalagi bagi kaum muda yang harus mahir dalam angka. Selain itu, pendidikan“ Ini adalah proses dan tantangan baru yang harus kita hadapi. Menteri Pertanian Syahrul mengatakan di Ruang Sidang Menteri Pertanian (AWR) Kementerian Pertanian, Kamis (30/4/2020). Polbangtan pendidikan dan pusat-pusat penelitian perguruan tinggi lainnya akan mampu menampilkan sumber daya manusia milenial yang memiliki semangat tetap. Ketekunan, dan penuh rasa ingin tahu tentang perkembangan ilmu. Persaingan .

“Karakter seorang petani adalah pejuang di lapangan. Oleh karena itu, negara membutuhkan anak-anaknya yang sangat diperlukan untuk segala hal. Ia mengatakan bahwa sikap kritis ini dapat mengukur kecerdasan seseorang. -Syahrul menyampaikan bahwa untuk membina generasi yang akan datang, pendidikan vokasi harus mengadakan kompetisi yang didorong oleh ide dan otak yang kuat. Dengan begitu, lahirlah petani milenial di masa depan. Kreatif dan mampu berpikir kreatif untuk mendorong pembangunan pertanian di masa depan.

Di tempat yang sama, Dedi Nursyamsi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Pertanian, mengaku bangga dengan para tetua yang bisa membantu masyarakat.Sekarang banyak perbincangan di industri pertanian. Dedi mengatakan: “Sejak awal, metode pembelajaran Polbangtan berbasiskan teknologi dasar utamanya mengikuti perkembangan zaman. Dedi melanjutkan,“ Model ini akan memudahkan generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan pertanian digital. .

Dia menyimpulkan: “Yang terpenting mereka bisa membentuk sikap profesional, mandiri dan berwirausaha. Sejauh ini, beberapa alumni Bondantham telah mengikuti strategi pertanian. Ini sangat luar biasa.”

Tinggalkan Balasan