2020-08-13 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kepala Institut Berbagai Kacang dan Umbi-umbian Kementerian Pertanian (Kementan), Yuliantoro Baliadi (Yuliantoro Baliadi) mendesak masyarakat untuk mengonsumsi ubi ungu untuk meningkatkan kekebalan terhadap epidemi19. Yam adalah cara yang baik untuk makan, karena mengandung anthocyanin, yang dapat menurunkan senyawa beracun, sehingga meningkatkan imunitas dan meningkatkan kesehatan.

“Kunci utama untuk memberikan efek antivirus adalah makan makanan yang mengandung anthocyanin. Salah satunya adalah ubi ungu,” kata Yuliantoro, Sabtu (21/3).

Sejak tahun 2014, Yuliantoro, Badan Litbang Pertanian, merilis Antin 3 ubi jalar ungu kualitas tinggi melalui Balitkabi. Kandungan antosianin spesies ini tinggi, 150,7 mg atau 100 gram (bb).

“Katanya ubi jalar ungu Antin 3 merupakan varietas unggul dengan kadar antosianin yang lebih tinggi, bahkan lebih tinggi dari varietas A Murasaki dari Jepang.” Katanya. Kandungan antosianinnya tinggi, potensi hasil mencapai 30,6 ton / ha, dan umur panen 4 sampai 4,5 bulan. Varietas ini juga memiliki ketahanan yang kuat terhadap penyakit kudis, tahan perut, dan tahan kekeringan, serta cocok ditanam di dataran tinggi atau persawahan di belakang padi, ”ujarnya.

Sebagai acuan saja, virus corona merupakan virus yang mematikan. Karena dapat menyebar dengan cepat dari orang ke orang. Virus ini menyebar di antara orang yang terpapar melalui batuk atau bersin. Sejauh ini belum ada vaksin atau obat yang digunakan untuk mengobati penyakit ini, tetapi banyak Orang sudah sembuh karena sistem kekebalannya bisa melawan virus corona. Virus itu menyebar dan harus makan makanan yang mengandung antosianin, “pungkasnya.

Tinggalkan Balasan