2020-08-13 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM Selama pandemi abad ke-19, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya menjaga ketersediaan pangan.

Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian, ramai mengunjungi Desa Bayu Lor, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Sabtu (Sabtu). Panen padi akan dilaksanakan pada 6/6/9) – Pada kesempatan ini, Menhan Syahrul menegaskan Peran pemerintah dalam menjamin ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan penduduk Indonesia.

Dalam situasi ini, Kementerian Pertanian telah mengambil langkah-langkah strategis untuk mempercepat pengembangan perkebunan dan diversifikasi lokal. Makanan, pengembangan rawa dan penyediaan cadangan beras.

Menurut Syahrul, pertanian sangat penting bagi kebutuhan negara untuk perawatan.

“Kita perlu bersatu dan bekerja keras agar pertanian bisa bekerja dengan cepat, belum lagi ancaman kekeringan dan krisis pangan global yang dibawa FAO. Kita harus segera merespon ‘harapan’ tersebut,” kata Syahrul – Menteri Pertanian Syahrul Hadiri pertemuan tersebut untuk memastikan Karawang, food hub Jawa Barat, dapat menjawab tantangan tersebut. Syahrul menyimpulkan: “Kami memberikan kemudahan bagi para promis yang kuat. Sejak awal bulan ini penanaman padi sudah dipercepat. Satu suara, percepatan tanam. Di areal produksi kedua, target tanam 5,6 juta hektar.

Selanjutnya, Juli-Desember akan tersedia antara 125.000-15 juta ton beras, luas panen Januari-Juni 5,83 juta hektar dan output tahunan 29,31 juta ton, masih aman 6,84 juta ton.

Tinggalkan Balasan