2020-08-12 |  Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19, Indonesia menghadapi banyak tantangan dalam menangani populasi pakan, tidak hanya dari segi produksi, tetapi juga kebijakan masyarakat yang bertujuan untuk memaksimalkan kegiatan keluarga yang menjadi tantangan bagi distribusi pangan masyarakat. . — Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengumumkan dampak Covid-19. Tidak hanya berbahaya bagi kesehatan, tetapi juga akan sangat mempengaruhi sektor ekonomi termasuk pangan. Ia mengatakan, selain kesehatan, sektor pertanian juga harus siap menjadi garda terdepan melawan penyebaran Covid-19.

“Indonesia memiliki batasan di banyak daerah. Untuk itu, saya minta semua pihak terkait diam. Saya orang lapangan. Saya butuh makanan dan protein. Tanpa makanan, saya tidak bisa menahan virus yang kuat ini. Syahrul ada di Kementerian Pertanian di Jakarta. Markas (14/4) menyaksikan kesepakatan Grab dengan 6 (enam) mitra pertanian.Pasar terbuka makanan ternak, seperti daging sapi dan ayam, telur, susu, dan produk olahan lainnya. 6) Mitra tersebut adalah PT. Charoen Pokphan Indonesia, PT. Japfa Comfeed Indonesia, PT. Tri Putra Panganindo, PT. Cimory, PT. Indoguna Utama dan PT. Agro Boga Utama, dan Marketing Development, yang memiliki 3 start-up pasar terbuka Produk hewan online yaitu etanee, Tani Supply Indonesia dan SayurBox.

Bisa diselesaikan lebih cepat, tapi mungkin butuh beberapa tahun untuk mempengaruhi kerjasama di sektor pertanian. “Di sini dibutuhkan persatuan, perlu kesadaran nasional, dan perwakilan nasional harus punya Satu unjuk rasa, kalau tidak bersiaplah dan kita akan melihat masalah itu menyebar di depan mata kita, “kata Syahrul. Ini membutuhkan kerja sama dan sinergi yang kuat dari semua pihak. Dua kali menjabat sebagai Gubernur Sulsel. Masyarakat mengimbau seluruh operator pertanian dan peternakan serta sektor transportasi dan mitra bisnis milenial untuk membantu memenuhi pasokan pangan di 267 negara. Jutaan rakyat Indonesia.

“Untuk kami di Kementerian Pertanian, terlepas dari perintah Presiden Lagipula Kemlu tidak boleh tinggal diam. Bagi kami, ini adalah tempat ibadah. Saya selalu bilang kalau kamu pejuang jangan pikirkan negaramu dan hal-hal lain di negaramu. Teman-temanku sekarang Datang ke sini, saya yakin kita bisa mengatasi masalah ini lebih cepat bersama-sama, ”tutup Syahrul.Dalam kesempatan yang sama, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyatakan siap berjanji mendukung pemerintah dalam menyediakan pangan masyarakat, khususnya produk hewani dan produk olahannya. Ia mengatakan ribuan tukang sampah siap membantu mendistribusikan makanan kepada masyarakat, kata dia, hal ini untuk mendukung pemerintah terkait larangan sosial massal (PSBB) maupun jarak fisik / sosial. Kebijakan pengurangan jumlah Covid-19 yang menyebar di Indonesia ini merupakan upaya luar biasa yang dilakukan oleh Grab dan Kementerian Pertanian. Bahkan Menteri sendiri sudah turun tangan untuk memastikan bahwa makanan pokok seperti telur, daging, dll tersedia untuk masyarakat.Kami berharap layanan ini Bisa menguntungkan masyarakat. Seperti kata Menteri, mereka yang saat ini bekerja sama dengan kita untuk mematuhi kesepakatan kesehatan, kini saatnya kita berkontribusi untuk negeri ini, ”ujarnya.

Tinggalkan Balasan