2020-08-12 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah meminta serikat pekerja dan pengusaha untuk memperingati momentum Hari Buruh Internasional 2020 untuk memperkuat solidaritas dan persaudaraan terhadap Covid -19.

Dalam pandemi Covid-19, Menaker Ida berharap peringatan “1 Mei” akan memperkuat persatuan, persaudaraan, semangat kebangsaan, alat persatuan bangsa, dan memperkuat masyarakat yang aman melawan Covid-19 gerakan.

Baca: Telah dipertimbangkan bahwa Kementerian Tenaga Kerja mendekati 500 TKA untuk K3 untuk tiba di Indonesia- “Kali ini 1 Mei terjadi dalam suasana yang berbeda. Itu tidak mudah, jadi tidak ada partai dan tidak ada demonstrasi. Parade. Apa yang kita lakukan hari ini adalah untuk mendapatkan kebijaksanaan di balik dirinya pada 1 Mei. Semangat perjuangan dan semangat membangun solidaritas, “Menaker Ida Fauziyah pada Jumat, 1 Mei (1 Mei, 2020) di Kementerian Tenaga Kerja di Jakarta Acara peringatan yang diadakan oleh kantor mengatakan:

Pada tanggal 1 Mei, Departemen Tenaga Kerja akan melakukan inspeksi co-19 yang cepat untuk setiap 1.000 orang, dan bekerja sama dengan Rumah Sakit Siloya untuk melakukan inspeksi kesehatan pada pekerja yang diwakili oleh berbagai serikat pekerja. Selama masa sulit selama pandemi ke-19, Menteri Ada menekankan bahwa pemerintah harus membentuk kemitraan dengan pengusaha, yaitu, akhir hubungan kerja (PHK). Hal yang sama berlaku untuk serikat pekerja, karena menurut Ada, rekan adalah pahlawan keluarga dan ekonomi nasional. pahlawan.

Baca: Ibu Tunda Kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing Asal Sulawesi Tenggara China- “Kita semua, kita tidak punya pilihan selain bersatu. Insya Allah bergandengan tangan, kita bisa kalahkan Covid- 19. Selamat 1 Mei. 1 Mei 20, 20. 1 Mei Covid-19 akan pergi. Yang paling penting adalah tetap sehat dan tinggal di rumah, “kata Menaker Ida.

Untuk mengatasi pandemi Covid-19, pemerintah telah menyiapkan anggaran 405,1 triliun rupiah untuk pemulihan ekonomi nasional, kesehatan, jaring pengaman sosial dan dukungan. Industri. Rencana kerja mandiri produktif (TKM) dan teknologi tepat guna (TTG). (*)

Tinggalkan Balasan