2020-08-12 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Direktur Pelaksana Asosiasi Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB-KUMKM), Supomo, mengungkapkan bahwa sejauh ini, belum ada pinjaman atau dana bergulir yang diberikan kepada PT Papua Muda Inspiratif (PT PMI) untuk mendanai pengembangan Program Olahraga Pemuda Papua. Banyak konten. Lebih dari 308 wirausahawan muda telah menjadi bagian dari pemberdayaan dan pengembangan wirausaha muda di Papua dan Papua Barat. Supomo mengatakan dalam keterangannya: “Sesuai instruksi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki, pinjaman bergulir LPDB-KUMKM hanya diberikan melalui koperasi.” Jakarta menambahkan Supomo pada Selasa (21 April 2020), yaitu Jokove Bi Koperasi yang diusulkan oleh Presiden Li Mambasal dan jajarannya yang terkait dengan Gerakan Anak Muda Papua tidak mendapatkan pinjaman karena belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh LPDB-KUMKM.

Baca: Pengakuan Kemenkop dan UKM terhadap semua pihak yang berkontribusi dalam pengembangan KUMKM

Supomo melanjutkan kebijakan yang menegaskan hal tersebut di awal misi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten, yaitu Seharusnya dana LPDB-KUMKM 100% digunakan untuk koperasi, terutama di bidang fisik. Supomo mengatakan: “LPDB-KUMKM selalu memprioritaskan prinsip kehati-hatian ketika mengalokasikan pinjaman dana bergulir dan berlaku untuk semua mitra penerima pinjaman potensial.” Membaca: Teten mengundang semua pihak untuk membantu pengusaha kecil – bahkan seperti Menkop Seperti yang dikatakan UKM Teten ketika Supomo diangkat sebagai direktur pelaksana LPDB-KUMKM, ia menunjukkan bahwa di masa depan LPDB-KUMKM dapat menyediakan dana melalui koperasi terkemuka yang terlibat dalam produksi, yang dapat meningkatkan produksi barang dan jasa, terutama makanan dan teknologi, ” Oleh karena itu, tidak benar apakah PT PMI didanai atau tidak. LPDBKUMKM harus terus mengadopsi prinsip kehati-hatian dan mengikuti kebijakan Kementerian Kesehatan, “Supomo menyimpulkan. (*)

Tinggalkan Balasan