2020-08-12 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah mengajak serikat pekerja / serikat buruh (SP / SB) dan pengusaha yang bergerak di bidang industri pariwisata untuk menghadapi dampak pandemi Covid-19 untuk menggalakkan dialog sosial. Situasi saat ini tidak menguntungkan bagi pemerintah, pengusaha dan pekerja.

Menaker Ida mengungkapkan bahwa pemerintah menyadari pariwisata merupakan industri yang paling terdampak wabah Covid-19. Kadisnaker mengidentifikasi para pekerja yang terkena dampak.

Baik memberhentikan karyawan atau memulangkan mereka sehingga rencana Kementerian Tenaga Kerja dapat dilaksanakan dengan benar. Identifikasi pekerja yang membutuhkan perencanaan Kementerian Tenaga Kerja. — Diperlukan data dan informasi agar solusi dapat ditemukan melalui rencana kerja pemerintah dalam waktu dekat.

“Yang dibutuhkan adalah kerja sama untuk mendorong dialog untuk mencari solusi terbaik dan menghindari PHK. Tidak ada yang mau pandemi Covid-19. Pekerja, pengusaha dan pemerintah bukan hanya masalah,” Menaker Ida Fauziyah berbicara kepada SP / SB Pariwisata Demikian disampaikan dalam telekonferensi dalam telekonferensi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Jakarta, Senin, 23 Maret 2020.

Selain mendukung kebijakan moneter dan fiskal yang diusulkan Presiden Jokowi, Menaker Ida menyatakan pihaknya saat ini sedang mengintegrasikan (merealokasi) anggaran kementerian untuk yang bisa digunakan. Menanggapi dampak Covid-19. -Program ini termasuk pelatihan BLK, sertifikasi pra-kerja dan langkah-langkah insentif, program padat karya, wirausaha (TKM), teknologi tepat guna (TTG), pelatihan kejuruan, dll.

Tinggalkan Balasan