2020-08-11 |  Kilas Kementerian

Maine TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) secara mandiri memproduksi alat pelindung diri (APD), terutama penyaringan wajah (masker) melalui Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kejuruan Medan (BBPLK). Produksi topeng ini sebagai bentuk staf medis pendukung dalam berurusan dengan Covid-19 akan diserahkan kepada kelompok kerja Covid-19 di Sumatera Utara.

“Produksi Face Shield adalah inisiatif dari BBPLK Medan untuk membantu perawat meningkatkan kesadaran akan Covid-19.” CEO BBPLK Medan Muhammad Ali (Muhammad Ali), Jumat (2020) 4 April) dalam pernyataan tertulis bahwa Pak Ali menjelaskan fungsi APD dalam bentuk fungsi “masker wajah” untuk melindungi area wajah termasuk mata, hidung dan mulut staf medis dari tetesan air liur dan pasien batuk. Topeng akan diberikan kepada staf medis sebagai personel ambulans untuk bertahan hidup dan melawan Covid-19. Kata Ali.

Menurut Ali, tujuan partainya adalah untuk menghasilkan 600 topeng dengan mika, ikat kepala dan lapisan plastik ganda. BBPLK produk masker wajah Medan tahan air dan dapat digunakan kembali, dibersihkan dan disemprot dengan desinfektan.

“Selain menggunakan topeng, kami berharap bahwa jenis topeng ini dapat memberikan rasa aman kepada staf medis ketika melakukan tugas, terutama yang dikombinasikan dengan tim Covid-19.”

Ali menambahkan, BBPLK dan Didorong oleh Sambitra Utra dan Jambi, BLK juga memproduksi dan mendistribusikan topeng dan peralatan perlindungan pribadi lainnya di daerah masing-masing. Ali berkata: “Dengan Fostered BLK, kami sebelumnya telah memproduksi dan mendistribusikan sekitar 13.000 topeng.” Dia berharap ini akan mengurangi penyebaran Covid-19, terutama di Sumatera Utara. (*)

Tinggalkan Balasan