2020-08-11 |  Kilas Kementerian

Lampung TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memerangi wabah Covid-19 dalam kurun waktu beradaptasi dengan kebiasaan baru Provinsi Lampung, seluruh aparat maritim Pelabuhan Banjang melaksanakan kegiatan penegakan hukum regulasi sanitasi di kawasan Banjang, Lampung, Selasa (7/7). / 2020). — Kegiatan yang diawali dengan implementasi rencana “Siap Apel” dilaksanakan di galangan kapal pangkalan angkatan laut Indonesia di provinsi Lampung, semua perusahaan angkutan pelabuhan panjang seperti KSOP kelas I Panjang dan pangkalan angkatan laut Lampung hadir. Polair Polda Lampung, Basarnas Lampung, Bea Cukai, Dinas Kesehatan Pelabuhan Lampung, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dan Terminal Swalayan (TUKS) dan Terminal Khusus (TERSUS).

Baca: Kementerian Perhubungan Kerahkan Kapal KPLP untuk Bantu di Kubang Mencari korban tenggelamnya kapal nelayan – Panglima Lanaal Lampung Kolonel (Maret) Amrul Adriansyah, menjadi inspektur tata krama pada acara tersebut. Di kawasan Panjang Lampung merupakan wujud kepedulian masyarakat yang nyata oleh warga Pelabuhan Panjang.

Khusus untuk penyebaran virus di kalangan warga Lampung yang menghadapi kebiasaan adaptasi di era baru dan terus diantisipasi.

Baca: Penerapan TSS di Selat Suntar dan Selat Lombok resmi berlaku. Pada saat yang sama, kelas KSOP meminta Andi Hartono, Kepala Dinas Kelas I, agar mengumumkan bahwa seluruh personel maritim di Lampung akan melaksanakan ” Ketentuan Protokol Sanitasi akan dilaksanakan di tiga tempat yaitu Lapangan Baruna Ria Panjang, Pasar Panjang dan di depan pintu masuk pelabuhan Panjang.Menurutnya, dalam menghadapi adaptasi adat baru Provinsi Lampung, seluruh instansi maritim Panjang Panjang selalu bekerja sama dan Jaga komunitas. -Situasi ini akan berlaku mulai Januari 2020, melalui pengorganisasian, koordinasi, dan pengeluaran berbagai SOP dan surat edaran.

“” Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan terlaksananya perjanjian sanitasi di Pelabuhan Panjang, khususnya SOP yang kami keluarkan untuk kapal yang masuk dan keluar Pelabuhan Panjang sesuai dengan ketentuan sebagai berikut. Andy Hartono mengatakan: “Selama periode di Longgang, awak kapal nasional dan internasional harus tetap di atas kapal.” Menurut ketentuan Protokol Sanitasi, semua anggota komunitas maritim Longgang juga dapat memilih untuk menyediakan peralatan medis di Longgang. Bentuk topeng atau topeng wajah.

Tinggalkan Balasan