2020-08-11 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Sistem Verifikasi Legalitas Kayu merupakan perbaikan besar dalam tata kelola hutan Indonesia. Acara: Forum Tata Kelola Hutan Dunia diadakan pada Senin (13/7/2020) melalui aplikasi Zoom.

Roundtable yang diselenggarakan oleh Institut Kerajaan Urusan Internasional (Chatham House), sebuah lembaga pemikir kerajaan yang terkenal secara internasional, yang berkantor pusat di London. Organisasi ini mengundang Menteri LHK untuk berbagi peningkatan tata kelola hutan di Indonesia karena reformasi pengelolaan hutan dan lahan pengalaman dari. Dan kemitraan global. Negara dengan sumber daya hutan yang kaya dan keanekaragaman hayati yang kaya. -Dia mengatakan bahwa Indonesia terus meningkatkan tata kelola dalam penggunaan produk hutan dan perlindungan ekosistem, serta dalam melindungi hutan dari kegiatan ilegal seperti pembalakan. Perdagangan ilegal dan tidak berdokumen.

Dalam hal ini, SVLK adalah alat penting untuk mendukung peningkatan tata kelola hutan berkelanjutan.

Baca: Investigasi Lapangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Pengendalian Hutan untuk Meningkatkan Produktivitas Masyarakat

Pelajaran yang dapat diambil oleh negara-negara di seluruh dunia dari pengembangan SVLK adalah bahwa semua pihak yang terlibat dalam Dukungan sangat penting. Melalui perbaikan terus menerus sesuai dengan dinamika industri, penerapan SVLK dapat mendukung tujuan pemberantasan illegal logging dan illegal trade, ‚ÄĚtegas kementerian. Re-Siti Nurbaya. Kayu Indonesia dari sumber legal dan Burke serta penerimaan SVLK di pasar internasional tidak bisa dibandingkan dengan Stakeholder berpartisipasi dalam pengembangan dan implementasi sistem. Pihak ketiga ada dalam implementasi dalam bentuk persetujuan agen independen. Memisahkan verifikasi dan sertifikasi, dan pemantauan dengan aliansi pengawasan independen. British Pacific, Lingkungan Internasional, Iklim, Hutan dan Kesejahteraan Hewan Menteri Zach Lord Goldsmith mengatakan, sebagai negara tuan rumah Konferensi Para Pihak ke-26 Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim, Inggris meminta United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) untuk menyerukan kepada negara-negara agar meningkatkan ambisi mereka dalam mengatasi perubahan iklim global. Dia juga meninjau biologis Hilangnya keragaman merupakan masalah yang harus ditangani secara bersamaan.

Tinggalkan Balasan