2020-08-11 |  Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Kapal kelas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menangkap lima kapal asing pencuri ikan dari perairan Republik Indonesia. Melindungi perairan dan lautan di wilayah Indonesia.

“Kalaupun kami terkena pandemi Covid-19, kami selalu memikul seluruh tanggung jawab Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kami tidak ingin kedua pihak Edhy membuat pernyataan pada Sabtu (11/4/2020). Dikatakan penggunaan kondisi ini merugikan kepentingan negara kita, termasuk pencurian dan penangkapan ikan kapal asing. Untuk itu, Edhy mengingatkan jajarannya untuk tidak sembarangan.

Oleh karena itu, kata Edhy. Ia berpesan kepada jajarannya untuk tetap waspada melakukan kegiatan pengawasan dan masih perlu pembenahan lebih lanjut .— “Alhamdulillah, saat ini pengawas perikanan KKP telah menangkap lima kapal nelayan asing,” Edhy. Pengawas Kapa l KKP Orca (KP) melakukan operasi pengintaian – dalam operasi ini, KP 01 Orca berhasil menangkap dua KM kapal nelayan, BV 93128 berukuran 65 GT, KM BV 92474 TS (Vietnam) penandaan dan penangkapan. Alat penangkap ikan dan kapal pukat (kapal pembantu) berada di Laut Utara Natuna. Enam ABK Vietnam termasuk nakhoda telah diamankan.

Selanjutnya, KP 02 Orca menangkap dua kapal di Laut Sulawesi Utara , Termasuk perahu dan perahu pompa dengan alat tangkap tuna (alat penggulung tuna). -Dari penangkapan dua kapal Filipina ini, 26 awak termasuk kapten diperbaiki, semuanya warga negara asing Filipina Lipina-kemudian KP 04 Orca menangkap sebuah kapal penangkap ikan asing, yang juga memiliki kapal unggulan dengan 14 awak di dalamnya, sehingga beroperasi.Selain lima kapal penangkap ikan asing, 40 awak dan kapten Terdiri dari enam orang Vietnam dan 34 orang Filipina.

Tinggalkan Balasan