2020-08-11 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka mengejar tujuan rencana pengembangan sumber daya manusia, pemerintah telah memulai fase pertama program bantuan masyarakat BLK pada tahun 2020.

Kantor Umum Departemen Tenaga Kerja, Jakarta, Selasa (4 Agustus, 2020).

Untuk tahap pertama, rencana BLK masyarakat mencakup pembangunan 100 lembaga dari total tujuan 1.000 lembaga.

“Saya titipkan kepada organisasi penerima bantuan dari komunitas BLK. Saya berharap acara ini menjadi langkah awal komitmen nyata kami untuk berpartisipasi aktif dalam percepatan pengembangan keterampilan sumber daya manusia Indonesia,” ujar Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah Mengatakan setelah menyaksikan tantangan dari perjanjian kerja sama.

Komunitas BLK adalah suatu unit atau fasilitas pelatihan vokasi yang didirikan pada lembaga-lembaga keagamaan, seperti Pondok Pesantren, Seminari, Dharma, Pasi Raman dan komunitas lainnya.

Fungsi BLK adalah untuk “ menata ketrampilan / Pelatihan pengetahuan khusus dirancang untuk memberikan keterampilan profesional kepada siswa dan masyarakat di lembaga sesuai dengan kebutuhan dunia kerja atau untuk mendorong kewirausahaan.

Menda Ida menjelaskan dalam pidatonya bahwa komunitas BLK telah menjadi presiden Joko Wie sejak 2017 Banyak terobosan – Trobosan bertujuan untuk melengkapi soft skill dan pendidikan karakter di lembaga pendidikan agama dengan tambahan skill atau ketrampilan teknis.

Pembentukan komunitas BLK adalah untuk meningkatkan distribusi lembaga pelatihan kejuruan agar lebih dekat dengan pelatihan. Menaker berkata: “Saya berharap bahwa di bawah keberadaan komunitas BLK, siswa dari lembaga pendidikan agama dan masyarakat sekitar dapat memperoleh pelatihan kejuruan sesuai kebutuhan.” Aida

Tinggalkan Balasan