2020-08-11 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas otorisasi masyarakat dan melaksanakan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat, Kementerian Transportasi, melalui Administrasi Umum Kelautan kantor Unit Operasi Pelabuhan (UPP) Kelas III Lembang, melibatkan masyarakat sekitar dalam pelaksanaan padat karya di Kementerian Perhubungan Berperan dalam jenis rencana.

69 69 peserta padat karya dari UPP, PPNPM, mitra dan masyarakat di sekitar Pelabuhan Rembang, yang terdiri dari pekerja kantor Kelas III, berpartisipasi dalam kegiatan yang sangat intensif ini. Padat karya, tetapi implementasi terus menjadi prioritas, dan prosedur kebersihan harus diperhatikan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dimiyati, kepala kantor UPP Rembang III, mengatakan bahwa kegiatan padat karya ini adalah tindakan lain setelah nomor PM Menteri Perhubungan dikeluarkan. Dokumen No. 73 tahun 2018 tentang bagaimana menerapkan rencana padat karya di Kementerian Transportasi dan bagaimana menerapkan rencana padat karya di dalam Administrasi Umum Lingkungan Maritim sesuai dengan pemberitahuan dari Direktur Jenderal Transportasi Laut SE 15, 2020.

“Hari ini, sebagai bagian dari panduan, setelah sholat subuh, kami menyelenggarakan kegiatan kerja yang solid untuk berpartisipasi dan memberdayakan masyarakat sekitar. Menurut Dimiyati, UPP Rembang sedang mengerjakannya,” Dimi Kata Dimiyati.

Menurut peraturan Dimiyati, pelaksanaan program padat karya di Kementerian Perhubungan adalah untuk menyediakan atau meningkatkan infrastruktur berbagai daerah, dan metode ini melibatkan tingkat partisipasi masyarakat tertentu. Dengan memperluas program padat karya masyarakat, kami berharap dapat membantu meningkatkan infrastruktur, mengurangi pengangguran, dan mempromosikan kegiatan sosial dan ekonomi di masyarakat.Tentu saja, kami juga harus memupuk rasa persatuan masyarakat, kerja sama dan partisipasi bersama. Pemerintah, kata Di Miyati. Pekerjaan yang dilakukan di kantor Rembang UPP III termasuk mengecat pagar halaman pengirikan, memperbaiki jalan melalui kantor dan kebersihan lingkungan di sekitar kantor dan halaman pengirikan. Di Miyati menyimpulkan: “Saya harap kegiatan padat karya ini dapat membawa manfaat terbesar bagi masyarakat di dekat kantor UPP III Rempbang, terutama dalam pandemi Covid-19 yang melanda kita semua.” (*)

Tinggalkan Balasan