2020-08-11 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Administrasi Umum Transportasi Laut Kementerian Perhubungan memastikan bahwa transportasi laut di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat lancar dan normal dalam proses beradaptasi dengan kebiasaan baru. Dalam menghadapi epidemi Covid-19, kebiasaan baru telah beradaptasi dengan persyaratan komunitas yang produktif dan aman.

Sebagai kepala lalu lintas dan transportasi laut, Wisnu Handoko mengatakan selama beberapa kunjungan ke Sulawesi Selatan dan Sulawesi Selatan. Sulbar, lalu mengecek kesiapan pelabuhan menghadapi kebiasaan baru transportasi laut, Selasa (17/6/2020) .

Baca: 3 Pesawat Amerika Mengangkut Ratusan Jet Tempur F-18 China Selatan Sea-I mengunjungi beberapa pelabuhan, antara lain area UPP Macini Baji-Biringkasi, UPP Garongkong-Awarange, UPP Garongkong-Awarange, UPP Tanjung Silopo, UPP Majene, KSOP Ma muju dan UPP Belang-Belang Visnu. .

Menurut Kapten Visnu, semua pelabuhan di Indonesia, termasuk pelabuhan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, dalam rangka angkutan laut pada masa adaptasi pabean baru dan harus tetap berada di Covid- Protokol ke-19 tersebut berdasarkan SOP kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker dan menjaga kebersihan melalui sering mencuci tangan. Kapten Wisnu mengatakan: “Semua awak kapal dan calon penumpang harus melakukan tes cepat, menyemprotkan disinfektan di kapal, memeriksa dokumen penumpang sesuai kebutuhan, dan melengkapi surat dari kelompok kerja Covid-19 departemen kesehatan setempat.”

Dalam hal ini Selanjutnya, Wisnu merekomendasikan agar petugas lapangan dan operator kapal tetap ngotot menerapkan angkutan laut selama periode adaptasi dengan kebiasaan baru untuk memastikan pandemi Covid-19. — Baca: Kementerian Perhubungan tidak mematuhi aturan mengenai kapasitas penumpang: Kehilangan penyedia transportasi

Menurut Wisnu, jika ditemukan bahwa ABK atau calon penumpang di kapal yang mungkin tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam SOP Covid-19 Protocol, ia Akan diturunkan pangkatnya, tidak dapat dikirimkan atau diizinkan naik.

“Pada dasarnya semua pihak adalah agen on-site yang baik, dan operator kapal serta masyarakat sendiri harus bersama-sama berkomitmen untuk menerapkan kebiasaan baru ini dengan disiplin penuh untuk melaksanakan perjanjian sanitasi Covid-19 untuk kegiatan angkutan laut Wisnu melanjutkan.

Tinggalkan Balasan