2020-08-11 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa produksi pangan Indonesia sangat kuat dan terkendali. Tahun ini, sebagian besar provinsi mencatat kelebihan produksi.

Oleh karena itu, Kementerian Pertanian sedang mengembangkan strategi sistem logistik nasional yang bertujuan untuk menyederhanakan rantai pasokan dan intervensi distribusi. — Salah satunya adalah mentransfer area produk dari produk surplus ke area kekurangan. Saat ini, setidaknya 28 provinsi terkendali. Kementerian Pertanian menyelenggarakan pelatihan pengolahan pangan untuk memprediksi dampak dari data inventarisasi pandemi korona dan perkiraan komoditas yang dirilis oleh Badan Ketahanan Pangan (BKP) menunjukkan bahwa dari April 2020 hingga Juni 2020, beberapa bahan makanan pokok Masih cukup dan aman.

Untuk beras, neraca Juni diperkirakan 6,4 juta ton, jagung 1,01 juta ton, gula 1,07 juta ton, dan minyak nabati 5,7 juta ton. Profesor IPB, Stoke: Jangan dilihat sebagian – yang terpenting adalah distribusi kita berjalan dengan baik. Tentukan luasnya, kita bisa menggambar peta. Ini perintah presiden agar semua departemen bisa bekerja sama, SYL mengatakan (*) tidak ada kunci, tidak ada isolasi, tidak ada kunci, dan tidak ada halangan dalam pendistribusian pakan.

Tinggalkan Balasan