2020-08-11 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Karena dampak pandemi Covid-19, Organisasi Maritim Internasional (IMO) telah menunda rencana peninjauan konvensi tersebut di bawah IMSAS (Sistem Audit Negara Anggota IMO).

Indonesia menyambut baik penarikan perusahaan yang rencananya awalnya akan ditinjau pada tahun 2022. Mengingat pandemi Covid 19 yang melanda dunia (termasuk Indonesia), ia akan pindah ke 2023.

Pertemuan virtual ketiga dari pertemuan virtual informal ke-32 atau ke-32 untuk membahas pertemuan khusus Dewan IMO 32.

Pada pertemuan informal ketiga, IMO melaporkan pelaksanaan IMO Kemajuan laporan tersebut memperhitungkan dampak pandemi Covid-19, rencana audit IMSAS, dan rekomendasi untuk rencana audit manajemen.

Sejak Februari 2016, audit wajib negara anggota telah dilakukan sesuai dengan IMSAS, dan total 76 kegiatan audit telah dilakukan. Meskipun 25 negara anggota melakukan rencana audit tahun ini, hanya satu audit yang dilakukan di Mauritius selama periode yang mengarah ke pandemi Covid-19. Review IMSAS, ”kata Arif. Ia mengatakan:“ Setelah pertemuan informal pertama dan kedua pada 26 Mei 2020 dan 15 Juni 2020, pada 13 Juli 2020 (sesi keempat ) Diadakan lagi. “Dalam virtual meeting tersebut, Indonesia secara resmi menyampaikan penyerahan dokumen yang mencerminkan posisi Indonesia pada rapat khusus IMO Council.

Lebih lanjut Yudo mengungkapkan, pada pertemuan informal ketiga membahas 4 agenda utama, termasuk agenda 5. Hingga 8, yaitu kemampuan untuk mengimplementasikan fasilitas / infrastruktur pertemuan virtual, mengatur review anggaran dan pengeluaran, review audit IMSAS dan agenda lainnya.

Selain itu, Indonesia juga bertukar pandangan tentang implementasi kapabilitas infrastruktur pertemuan virtual. Dalam hal ini, banyak faktor yang perlu diperhatikan saat menyelenggarakan pertemuan virtual, antara lain penerapan aturan dan prosedur pertemuan virtual, penentuan waktu pertemuan, dengan mempertimbangkan perbedaan waktu masing-masing negara / wilayah dan kemampuan masing-masing negara anggota untuk berpartisipasi dalam pertemuan virtual tersebut. Meeting.-Selain itu, terkait review anggaran dan belanja organisasi, Indonesia mengapresiasi dan merahasiakan kerja keras Sekretariat IMO dalam asesmen awal dan review anggaran tahun 2020-2021 yang terkena pandemi Covid-19. “Kami juga mendorong Sekretariat IMO untuk mengevaluasi lebih lanjut situasi anggaran pada tahun 2020, dan menantikan bagaimana mengatasi tantangan anggaran sehingga dapat ditangani dengan tepat. Yudho menyimpulkan:“ Transparansi dan fleksibilitas Sebagai rujukan, pandemi Covid 19 telah berdampak global pada sektor swasta dan publik, tidak terkecuali seluruh komunitas internasional, negara anggota IMO, industri pelayaran dan pemangku kepentingan terkait.

Tinggalkan Balasan