2020-08-10 |  Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memulihkan aktivitas perekonomian negara dan masyarakat saat pandemi Covid-19 untuk mencapai kelangsungan bisnis, Kementerian Ketenagakerjaan telah meminta perusahaan untuk merencanakan model kerja dan menerapkan prosedur kesehatan untuk mencegah Covid-19.

Semua perusahaan didesak untuk mengembangkan rencana kerja yang fleksibel berdasarkan kondisi proses produksi mereka.

Termasuk memanggil perusahaan untuk menyesuaikan jam kerja dalam situasi yang tidak stabil ini. – “Setiap perusahaan harus mendefinisikan” model kerja yang mengelompokkan pekerja / pekerja untuk mengurangi risiko kemacetan saat berangkat dan kembali bekerja. Pilihan untuk menggunakan transportasi umum di stasiun, dermaga dan tempat tinggal / tempat tinggal pekerja juga dipertimbangkan, “Soes Hindharno, Kantor Hubungan Masyarakat, Kementerian Tenaga Kerja, Jakarta, Senin (15/6/2020).

Soes mengatakan Partai juga meminta perusahaan dan pekerja untuk melanjutkan dialog sosial yang mendalam dan menjaga hubungan pekerja-manajemen selama periode ini. Proses adaptasi dengan lingkungan kerja. “Semua perusahaan harus segera menentukan setiap unit / divisi kerja berdasarkan pentingnya dalam proses memproduksi barang / kombinasi. . Dia berkata.

Soes menambahkan, pihaknya dapat mengikuti Surat Edaran Menaker (SE) nomor M / 7 / AS.02.02 / V / 2020 sebagai pedoman saat melaksanakan rencana kerja dan kesepakatan rencana pencegahan penyebaran COVID-19. Terkait rencana kesinambungan usaha dalam menyikapi Pandemi Penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19).

Pedoman lainnya, perjanjian pencegahan penyebaran Covid-19 di perusahaan dan ketua kelompok kerja SE n ° 8/2020 dan pemerintah daerah Peraturan dikeluarkan untuk memantau SE. (*)

Tinggalkan Balasan