2020-08-10 |  Kilas Kementerian

Situs resmi TRIBUNNEWS.COM-Global Hunger Index (GHI) menunjukkan bahwa tingkat kelaparan dan kekurangan gizi di dunia telah sangat berkurang, dari 28,6% pada tahun 1999 menjadi 9,9%. Jumlah ini telah terakumulasi sejak penelitian ini dilakukan pada tahun 2000.

Dalam laporannya, Indonesia memiliki skor 20.1, yang berarti bahwa negara tersebut diklasifikasikan sebagai kategori parah karena 117 negara yang terdaftar, dan Indonesia berada di peringkat ke-70. –Selalu gunakan tiga kategori untuk penelitian dalam laporan GHI. Kategori pertama adalah kategori rendah di bawah 9,9. Kemudian kategori moderat adalah 10-19.9. Kemudian muncul kategori parah 20-34.9, kategori mengganggu adalah 35-49.9, dan kategori sangat mengganggu adalah lebih dari 50.

Sejak 2005, indeks kelaparan Indonesia terus turun 26,8 pada 2010 menjadi 24,9. 2019 sama dengan 20.1.

Dengan laporan ini, ini dapat menunjukkan bahwa alias ketahanan pangan negara meningkat. memperbaiki.

Dalam hal ini, Kuntoro Boga Andri, kepala Hubungan Masyarakat dan Kantor Informasi Kementerian Pertanian Publik (Kementan), mengatakan bahwa ketika dihubungi, pemerintah telah melakukan berbagai upaya, terutama Kementerian Pertanian, untuk memuaskan pangan nasional. permintaan.

“Upaya meningkatkan produksi, pasokan, dan akses makanan publik,” kata Quintoro di Jakarta, Sabtu (20/6/2020). Kementerian Pertanian juga mengundang orang Indonesia untuk mempromosikan pertanian keluarga melalui konsep ini. . Karena hanya dengan cara ini, permintaan pangan dapat meningkat secara mandiri dan mendukung gerakan yang lebih besar, yaitu mengoptimalkan lahan pertanian. “Dia mengatakan.

Kuntoro menjelaskan bahwa konsep pertanian keluarga dapat menghasilkan cukup makanan keluarga dan membuat berbagai makanan olahan sebagai makanan alternatif bagi masyarakat. Bahkan, bahan tanaman seperti umbi-umbian dan tanaman asli lainnya dapat dibuat Berbagai masakan di pulau-pulau dan diversifikasi makanan adalah warisan yang harus dilestarikan.

“Ternyata makanan yang terbuat dari jagung, umbi-umbian dan sayuran halaman belakang selalu merupakan persiapan menarik yang khas dari berbagai daerah. . Dia menjelaskan. Karena itu, dalam hal ini, selalu ada hidangan tradisional khas, biasanya dimakan bersama di halaman. Masyarakat terus mengembangkan sejumlah besar kesempatan makanan lokal. Ia berharap dengan cara ini, konsep pertanian keluarga dan diversifikasi pangan akan berkembang dengan baik.

Untuk referensi, Global Hunger Index adalah laporan tahunan yang dievaluasi oleh rekan-rekan, dirilis bersama oleh Concern Worldwide dan Welthungerhilfe, yang bertujuan untuk mengukur dan melacak status kelaparan negara secara komprehensif. Global, regional dan nasional.

Skor GHI itu sendiri dievaluasi setiap tahun untuk menilai kemajuan dan kemunduran dalam memerangi kelaparan. GHI bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang perang melawan kelaparan. Skor GHI menggabungkan empat komponen indikator. Yang pertama adalah gizi buruk, limbah anak, keterbelakangan anak dan kematian anak. (*)

Tinggalkan Balasan