2020-08-09 |  Kilas Kementerian

SUKABUMI TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Sosial kembali mempercepat penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada warga terdampak Covid-19. Salah satunya dilakukan pada Kamis (9 Juli 2020) di dua lokasi di Bupati Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

“Hari ini saya selidiki langsung pendistribusian BST 410 KK penerima manfaat di wilayah Sukhabumi Tahap III. (KPM) dan sudah selesai.” Menurut siaran pers yang diterima Tribunnews, Menteri Sosial Juliari P. Batubara berkomentar Kata gym di Desa Benda, Kabupaten Sukabumi Kecamatan Cicurug. 531 KPM .

Baca: PMK Menko PMK: Beberapa Daerah di Papua Barat Tidak Menerima Bansos

Mensos didampingi Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sarjono, Dirjen Asep Sasa Purnama, dan Kepala Dinas Lemah, Dirut Wesos Direktur Edi Suharto dan Bupati PFM 1 Nurpujianto (Nurpujianto).

Setelah distribusi tahap ketiga, Julia Li mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan 300.000 rupee sebulan. Bantuan akan dialokasikan hingga Desember 2020.

Distribusi BST di Kementerian Sosial terus diperkuat (Himbara) karena kolaborasi dengan pemerintah daerah (Pemda), Kantor Pos Indonesia dan bank-bank dari National Bank Association.

Baca: Kagumi Menteri Sosial, Gubernur Kartala: Pak Ari, teman-teman, lucu, pintar, dan rendah hati

Penting untuk berkoordinasi dengan daerah, karena orang-orang itu tahu Giuliari Berkata: “Daerah ini adalah pemerintah daerah, Indonesia Post dan Himalaya adalah mitra BST.” — Kementerian Sosial menyadari bahwa situasi ekonomi saat ini sedang menurun. Oleh karena itu, BST sangat dibutuhkan untuk mempromosikan pengembangan BST. Karena pandemi Covid-19, kebutuhan ekonomi dan rumah tangga dasar masyarakat tidak dapat dipenuhi. Permintaan itu dibuat untuk 2-3 penduduk dan mengatakan bahwa itu membutuhkan 3 juta rupiah sebulan karena Covid-19 tidak mampu membelinya. TSB Rp 600.000 yang bisa digunakan untuk mendorong pembangunan ekonomi masyarakat dan memenuhi kebutuhan keluarga, “kata Juliari. (*)

Tinggalkan Balasan